Renungan Harian Alkitab, 25 May, Isiah 17; “don’t forget God, jangan lupakan Tuhan”

Isaiah 17:10-11 (NKJV) Because you have forgotten the God of your salvation, And have not been mindful of the Rock of your stronghold, Therefore you will plant pleasant plants And set out foreign seedlings;
In the day you will make your plant to grow, And in the morning you will make your seed to flourish; But the harvest will be a heap of ruins In the day of grief and desperate sorrow.

Yesaya 17:10-11 (TB) Sebab engkau telah melupakan Allah yang menyelamatkan engkau, dan tidak mengingat gunung batu kekuatanmu. Sebab itu sekalipun engkau membuat taman yang permai dan menanaminya dengan cangkokan luar negeri,
sekalipun pada hari menanamnya engkau membuatnya tumbuh subur, dan pada pagi mencangkokkannya engkau membuatnya berbunga, namun panen akan segera lenyap pada hari kesakitan dan hari penderitaan yang sangat payah.

Tuhan menyampaikan pesan melalui nabi Yesaya tentang Damsyik dan Efraim, mereka telah melupakan Tuhan dalam kehidupan mereka, dan hidup dalam dosa dan penyembahan berhala.

Para pembaca terkasih, ketika umat keluar dari jalan dan ketetapan Tuhan maka mereka dengan sendirinya telah keluar dari perlindungan Tuhan, dengan kehendak bebas mereka sendiri mereka memilih keluar dari jalan berkat dan masuk ke jalan kutuk.

Marilah kita hidup dalam ketetapan dan kebenaran firman Tuhan , dengan hal ini kita telah memilih tetap hidup dalam jalan Tuhan; jalan berkat dan jalan damai sejahtera.

Renungan Harian Alkitab, 24 May, Isiah 16 :” God’s Time and season, waktu dan Masa Tuhan”

Isaiah 16:13-14 (NKJV) This is the word which the Lord has spoken concerning Moab since that time.
But now the Lord has spoken, saying, “Within three years, as the years of a hired man, the glory of Moab will be despised with all that great multitude, and the remnant will be very small and feeble.”

Yesaya 16:13-14 (TB) Itulah firman yang diucapkan TUHAN tentang Moab pada waktu yang lalu.
Maka sekarang TUHAN berfirman: “Dalam tiga tahun, menurut masa kerja prajurit upahan, maka kemuliaan Moab, serta dengan keramaiannya yang besar, akan menjadi kehinaan, dan orang yang tertinggal akan sangat sedikit dan tiada berkuasa.”

Nabi Yesaya , bernubuat tentang masa yang akan datang, dan digenapi tepat seperti apa yang disampaikannya, 3 tahun setelah nubuatan itu, bangsa Moab mengalami kehancuran, Tuhan telah membuat rancangan masa dan waktu sesuai kedaulatannya.

Ada masa dan waktu untuk segala sesuatunya, Tuhan bertindak sesuai dengan masa dan waktuNya, Ia berdaulat, dan segala sesuatu indah pada waktunya.

Para pembaca terkasih, banyak orang -orang Kristen yang tidak mengerti bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, dan Tuhan berkuasa dan berdaulat penuh akan masa dan waktu, Ia mempunyai rencana dan masa dan waktu tersendiri, karena itu dibutuhkan kerendahan hati dan ketaatan, juga kesetiaan dalam masa penantian penggenapan janji Tuhan dalam hidup kita.

Mengenai Bangsa Moab, dan nubuatan 3 tahun kemudian; Tuhan telah memberikan kesempatan bangsa Moab untuk bertobat selama 3 tahun, tetapi setelah mendengat nubuatan tersebut bangsa Moab tetap hidup dalam penyembahan berhala, mereka memilih hidup dalam kutuk, inilah pilihan dari kehendak bebas bangsa Moab, dan juga sikap pemberontakan mereka , telah mengakibatkan kebinasaan mereka sendiri.

Renungan Harian Alkitab, 23 May, Isiah 15; Prophecy for Idolatry nation, nubuatan tentang negri penyembah berhala.

Isaiah 15:8 (NKJV) For the cry has gone all around the borders of Moab, Its wailing to Eglaim And its wailing to Beer Elim.

Yesaya 15:8 (TB) Sungguh, teriak itu akan kedengaran di seluruh daerah Moab, ratapnya terdengar sampai ke Eglaim, bahkan sampai ke Beer-Elim.

Nabi Yesaya menyampaikan nubuatan kepada bangsa bangsa penyembah berhala, salah satunya terhadap bangsa Moab, dan nubuatan itu telah di genapi.

Para pembaca terkasih, ketika suatu bangsa memilih menyembah dewa-dewa berhala, mereka telah memilih kutuk, karena iblis datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.

Bangsa Moab, telah diperingatkan juga oleh para Nabi, tetapi mereka memilih hidup dalam kutuk.

Jaman ini, masih banyak orang-orang Kristen yang pergi ke dukun, menyembah dewa-dewa, padahal mereka mengaku murid Yesus, sungguh menyedihkan mereka kristen agamawi yang menganggap Yesus hanya salah satu Tuhan mereka.

Tuhan Yesus telah menyediakan berkat berlimpah bagi umatNya, tidak perlu ilah dewa lainnya, Yesus adalah Tuhan dan juruselamat, Tuhan diatas segalanya.

Renungan Harian Alkitab, 22 May, Isiah 14; “the fullfilment of Prophecy, penggenapan nubuatan”

Isaiah 14: 1-2 (NKJV) For the Lord will have mercy on Jacob, and will still choose Israel, and settle them in their own land. The strangers will be joined with them, and they will cling to the house of Jacob.
Then people will take them and bring them to their place, and the house of Israel will possess them for servants and maids in the land of the Lord; they will take them captive whose captives they were, and rule over their oppressors.

Yesaya 14:1-2 (TB) Sebab TUHAN akan menyayangi Yakub dan akan memilih Israel sekali lagi dan akan membiarkan mereka tinggal di tanah mereka, maka orang asing akan menggabungkan diri kepada mereka dan akan berpadu dengan kaum keturunan Yakub.
Bangsa-bangsa lain akan mengantar Israel pulang ke tempatnya, lalu kaum Israel akan memiliki bangsa-bangsa itu di tanah TUHAN sebagai hamba-hamba lelaki dan hamba-hamba perempuan. Demikianlah mereka akan menawan orang-orang yang menawan mereka dan akan berkuasa atas para penindas mereka.

Nubuatan Nabi Yesaya sudah di genapi, sejarah mencatat tahun 1913 deklarasi balfour ,yang disponsori kerajaan Inggris dan sekutunya disepakati , hal ini menghantar untuk berdirinya kembali negara Israel ditanah mereka sendiri.

Sejarah juga mencatat pada Tahun 1973, negara -negara timur tengah, menyerang negara Israel, perang ini di kenal dengan nama “yomkipur war”, dimana Israel yang kalah secara jumlah pasukan, dan minoritas yang di serang banyak negara memenangkan perang tersebut, mengalahkan para musuhnya.

Para pembaca terkasih, Nabi Yesaya mengalir dalam karunia Roh kudus secara luar biasa, ia bernubuat melihat peristiwa yang akan terjadi di masa depan, menerawang ribuan tahun kedepan! Tidak hanya hal ini,tetapi semua nubuatan Yesaya di genapi dan sedang di genapi.

Tuhan selalu memberitahukan kepada nabi-nabinya akan hal-hal di masa datang , agar umatNya mengetahui masa dan waktu rencana Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, May 21, Yesaya 13; “punishment to Babel , hukuman kepada Babel”

Yesaya 13:1-3 (TB) Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.
Naikkanlah panji-panji di atas gunung yang gundul, berserulah terhadap mereka dengan suara nyaring; lambaikanlah tangan supaya mereka masuk ke pintu-pintu gerbang para bangsawan!
Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan, telah memanggil orang-orang perkasa-Ku untuk melaksanakan hukuman murka-Ku, orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga.

Isaiah 13:1-3 (NKJV) The burden against Babylon which Isaiah the son of Amoz saw.
“Lift up a banner on the high mountain, Raise your voice to them; Wave your hand, that they may enter the gates of the nobles.
I have commanded My sanctified ones; I have also called My mighty ones for My anger– Those who rejoice in My exaltation.”

Babel telah mendapatkan hukuman dari Tuhan, karena kesombongan dan tidak ada rasa takut akan Tuhan dalam diri mereka.

Pada jaman ini kerajaan bablyonia sudah tidak ada lagi, tapi roh dan penjelmaan babel nyata melalui sistem perekonomian dunia yang menguasai dunia; sistem yang menentang takut akan Tuhan, dan bukan dengan nilai kerajaan Allah.

Para pembaca terkasih, sistem ekonomi babel yang menguasai dunia sedang runtuh! Bagi kita umat kerajaan Allah, justru sebaliknya? Inilah waktunya perluasan area keuangan, dan kemenangan anak-anak Allah.

Renungan Harian Alkitab, 20 May, Isiah 12;”I will trust not be afraid, aku akan percaya dan tidak takut”

Isaiah 12:2-3 (NKJV) Behold, God is my salvation, I will trust and not be afraid; ‘For Yah, the Lord, is my strength and song; He also has become my salvation.’ “
Therefore with joy you will draw water From the wells of salvation

Yesaya 12:2-3 (TB) Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.”
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Dunia sedang berada dalam teror, orang -orang hidup dalam ketakutan, ancaman terorist, bencana alam, hingga krisis keuangan dunia membuat orang -orang hidup dalam kekuatiran.

Sejak jaman dahulu hingga hari ini, bahkan hingga akhir jaman nanti, Tuhan berjanji akan menyertai umatNya , dan janji itu ditepati, dengan keselamatan yang diberikan didalam nama Yesus, dan damai sejahtera yang diterima di dalam nama yesus, indahnya iman kekristenan.

Para pembaca ketika pikiran rasa takut atau kuatir mulai menyerang, perkatakanlah Yesaya 12; “Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.” Dan terimalah damai sejahtera.

Renungan Harian Alkitab, 19 May, Isiah 11″ prophecy the coming of Jesus, nubuatan kedatangan Yesus”

Isaiah 11:1-2 (NKJV) There shall come forth a Rod from the stem of Jesse, And a Branch shall grow out of his roots.
The Spirit of the Lord shall rest upon Him, The Spirit of wisdom and understanding, The Spirit of counsel and might, The Spirit of knowledge and of the fear of the Lord.

Yesaya 11:1-2 (TB) Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;

Nabi Isiah bernubuat kembali akan kedatangan Yesus, ini suatu nubuatan dan ketajaman profetik yang luar biasa! Nabi Yesaya melihat ribuan Tahun kedepan, sungguh karunia Roh Kudus yang luar biasa dinyatakan.

Para pembaca terkasih, sesuai dengan nubuatan Isiah , Yesus telah datang ke dunia , Dialah Roh hikmat pengertian, damai sejahtera, Roh nasihat dan keperkasaan. Dialah Yesus Tuhan kita.

Jika kita tinggal di dalam Yesus maka hidup kita akan dipenuhi Roh hikmat dan pengertian, penuh nasihat Tuhan dan menjadi perkasa.