Renungan Harian Alkitab, 28 May, Isiah 20: ” obedience of a prophet, obedience of a prophet”

Isaiah 20:2-3 (NKJV) at the same time the Lord spoke by Isaiah the son of Amoz, saying, “Go, and remove the sackcloth from your body, and take your sandals off your feet.” And he did so, walking naked and barefoot.
Then the Lord said, “Just as My servant Isaiah has walked naked and barefoot three years for a sign and a wonder against Egypt and Ethiopia,

Yesaya 20:2-3 (TB) pada waktu itu berfirmanlah TUHAN melalui Yesaya bin Amos. Firman-Nya: “Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu,” lalu ia pun berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.
Berfirmanlah TUHAN: “Seperti hamba-Ku Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadapEtopia.

Menjadi hamba Tuhan dengan karunia Kenabian, harus Tuhan yang memilih sendiri, kita tidak bisa mendaftar, dan jabatan karunia kenabian juga tidak ditawarkan untuk umum.

Seorang Nabi dipilih sejak dalam kandungan, Tuhan memilih, menetapkan dan membentuknya secara luar biasa sejak dalam kandungan.

Proses pembentukannya luar biasa , salah satu kualifikasi karakter yang dituju adalah ketaatan tanpa syarat, dan ketika menerima penugasan tidak boleh ada perdebatan sama sekali, meskipun nabi itu tidak mengetahui mengapa dia harus melakukan hal yang diminta, tapi ia tetap melakukannya tanpa perdebatan, inilah ketaatan Total.

Nabi Yesaya, adalah Nabi yang sudah matang dan selesai dibentuk Tuhan, begitu banyak penugasan yang sulit dan tidak masuk akal, dan perkara perkara masa depan yang ia sampaikan, yang bahkan digenapi ribuan tahun setelahnya, ia pun bahkan tidak melihatnya dalam hidupnya, tapi Yesaya taat tanpa syarat.

Para pembaca terkasih, Yesaya menerima tugas dari Tuhan untuk berjalan bertelanjang kaki mengelilingi negri selama 3 tahun lamanya, untuk menyampaikan pesan nubuatan dengan simbol tindakan kenabian kepada bangsa Mesir (Egypt) dan Ethopia.

Inilah kualitas ketaatan seorang Nabi, Taat tanpa syarat, hubungan penugasan yang bebas dari perdebatan dan silat lidah, ketika Tuhan berfirman adalah ya dan amin bagi seorang nabi.

Hamba – hamba Tuhan, para pastor ( pendeta) yang dipercayakn Tuhan, Karunia Jawatan kenabian , mengalami pemilihan sejak dalam kandungan, dan pembentukan yang luar biasa dari Tuhan. Membutuhkan karakter kerendahan hati dan ketaatan.

Sama pula dengan umat yang menerima pesan Tuhan, membutuhkan kerendahan hati dan ketaatan.

Sebagai hamba Tuhan dengan jawatan karunia kerasulan dan kenabian, saya banyak menyampaikan pesan profetik kepada umat, dan pesan akan perkara perkara yang akan terjadi dimasa depan serta petunjuk antisipasi bagi umat, atau karunia kesembuhan dengan petunjuk profetik.

Bagi orang- orang yang menerima pesan dan taat mereka mengalami mukjizat, tanda ajaib, dan teroban yang luar biasa bagi pekerjaan dan keuangan dan rumah tangga. Tapi sayangnya banyak pula yang tidak taat melakukan petunjuk profetik yang diberikan dan dalam pemberontakan ini, mereka tidak menerima berkat yang ingin Tuhan berikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s