Renungan Harian Alkitab,1 February, Psalm 106;”complaint and unbelieve, menggerutu dan tidak percaya”

Psalms 106:24-26 (NKJV) Then they despised the pleasant land; They did not believe His word,
But complained in their tents, And did not heed the voice of the Lord.
Therefore He raised up His hand in an oath against them, To overthrow them in the wilderness,

Mazmur 106:24-26 (TB) Mereka menolak negeri yang indah itu, tidak percaya kepada firman-Nya.
Mereka menggerutu di kemahnya dan tidak mendengarkan suara TUHAN.
Lalu Ia mengangkat tangan-Nya terhadap mereka untuk meruntuhkan mereka di padang gurun,

Kitab mazmur ini menegaskan kembali dosa bangsa Israel di masa lalu, yakni mereka tidak percaya firman Tuhan dan menggerutu kepada Tuhan.

Mereka adalah umat yang tidak tau diri , meskipun mereka mengalami banyak mukjizat , tapi mereka terus menggerutu dan tidak percaya.

Mukjizat terjadi karena iman dari Moses pemimpin mereka, sedangkan umat Israel sendiri hatinya tidak mempercayai dan tidak beriman.

Para pembaca terkasih, dosa ketidak percayaan dan menggerutu adalah cacad karakter dalam diri umat, tanpa kerendahan hati, tanpa pertobatan, tidak akan terjadi perubahan karakter.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 31 January, Psalm 105;” don’t touch My anointed ones-jangan berbuat hal yang kurang baik, kepada orang yang Tuhan urapi”.

Psalms 105:14-15 (NKJV) He permitted no one to do them wrong; Yes, He rebuked kings for their sakes,
Saying, “Do not touch My anointed ones, And do My prophets no harm.”

Mazmur 105:14-15 (TB) Ia tidak membiarkan seorang pun memeras mereka, raja-raja dihukum-Nya oleh karena mereka:
“Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!”

Ketika seorang hamba Tuhan diurapi Tuhan, dan diurapi Roh Kudus, maka akan nampak ada kuasa dan mukjizat Tuhan dalam pelayanan mereka; mukjizat kesembuhan, tanda ajaib, penggenapan nubuatan, kelepasan orang orang yang dilayani dari roh jahat, terjadi terobosan rumah tangga orang-orang yang dilayani.

Jika hamba Tuhan yang diurapi berkotbah makat para pendengar kotbahnya, akan mendapat rhem firman Tuhan, ada kuasa Tuhan sangat nyata terjadi, inilah tanda seseorang hamba Tuhan diurapi.

Sebaliknya hamba Tuhan yang tidak diurapi Roh Kudus, mereka tidak akan mengalir dalam karunia karunia Roh Kudus, tidak ada kuasa Tuhan yang nyata terjadi dalam pelayanan mereka!, kotbah dan pengajaram mereka hanya tentang teori tentang Tuhan tanpa kuasa Tuhan yang nyata, dan biasanya karena mereka iri hati kepada hamba hamba Tuhan yang diurapi, bukannya mereka rendah hati dan belajar bagaimana agar pelayanan mereka diurapi Roh Kudus, mereka malah memfitnah para hamba Tuhan yang di urapi sebagai pengajar sesat.

Para pembaca terkasih, firman Tuhan dengan jelas menuliskan; Tuhan memperingatkan dan memerintahkan semua umat, untuk Tidak mengusik, dan melakukan hal yang kurang baik kepada hamba – hamba Tuhan yang diurapi,dan jangan menganiaya para nabi , karena itu berhati hatilah janganlah kita melakukan gossip,menjelekkan , atau bahkan bersiasat jahat, menipu hamba -hamba Tuhan yang di urapi, dan melakukan hal hal yang kuranb baik lainnya.

Mereka adalah wakil Tuhan yang Tuha pilih, karena itulah Tuhan menyertai merka dengan kuasa dalam pelayanan mereka.

Renungan Harian Alkitab, January 30, Psalm 104; “meditation prayer to God, doa meditasi kepada Tuhan”

Psalms 104:33-34 (NKJV) I will sing to the Lord as long as I live; I will sing praise to my God while I have my being.
May my meditation be sweet to Him; I will be glad in the Lord.

Mazmur 104:33-34 (TB) Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena TUHAN.

Ketika kita bermeditasi, melakukan perenungan tentang firman Tuhan dan kuasa Tuhan, maka hati kita sepenuhnya tertuju fokus kepada Tuhan.

Dengan melakukan meditasi doa , renungan kebesaran akan Tuhan , sebuah penyembahan dan pujian mengalir dari hati kita naik ke surga dan hati yang tulus dan mengasihi Tuhan akan menyenangkan hati Tuhan.

Para pembaca terkasih, lakukanlah doa meditasi, dan renungkanlah firman Tuhan ! Ambilah waktu secara khusus bermeditasi beberapa hari setiap beberapa bulan, dan rasakanlah suatu ketajaman yang baru dan karunia yang lebih kuat akan turun atasmu.

Saya sendiri, secara rutin setiap dua bulanan selalu mengambil waktu bersolitude, dan sungguh suatu ketajaman baru terjadi, dan karunia, pengurapan? yang lebih kuat turun dari surga.

Renungan harian alkitab, Psalm 103, 29 January, “forget not all His benefit, jangan lupa kebaikan Tuhan”

Psalms 103:2 (NKJV) Bless the Lord, O my soul, And forget not all His benefits:

Mazmur 103:2 (TB) Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Saya berjumpa dan banyak mengenal orang-orang yang tadinya mereka berapi api dan menyala nyala bagi Tuhan , tetapi sekarang mereka murtad! Sudah tidak ke gereja.

Saya mengetahui banyak orang orang yang ditolong Tuhan, disembuhkan, di jadikan kaya raya oleh berkat Tuhan, tetapi mereka sudah tidak ke gereja lagi, meninggalkan Yesus.

Mengapa hal sedemikian rupa bisa terjadi?

Para pembaca terkasih, salah satu penyebabnya adalah mereka melupakan kebaikan Tuhan, mereka melupakan apa saja perbuatan Tuhan yang pernah mereka alami.

Penting, dan adalah kebenaran Firman Tuhan agar kita selalu mengingat kebaikan Tuhan, jangan lupakan kebaikan Tuhan, semua hal yang Dia perbuat bagimu.

Renungan Harian Alkitab,28 January, Psalm 102, “You are forever, Engkau selamanya”

Psalms 102:11-12 (NKJV) My days are like a shadow that lengthens, And I wither away like grass.
But You, O Lord, shall endure forever, And the remembrance of Your name to all generations.

Mazmur 102:11-12 (TB) (102-12) Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput.
(102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun.

Pemazmur bahwa manusia yang tidak kekal, ia menyadari bahwa hidupnya hanya sementara, sama seperti tanaman yang pasti suatu hari akan mati dan layu, ia pun hanya hidup sementara.

Pemazmur juga dengan rendah hati menyadari akan kebesaran Tuhan , dan Tuhan adalah kekal, selama lamanya ada , sampai selama lamanya.

Para pembaca mari kita juga menyadari, bahwa keberadaan kita sebagai manusia hanyalah sementara tidak kekal, tetapi ketika kita menjadi anak-anak Allah melalui penebusan darah Yesus, maka roh kita menjadi kekal, dan dikemudian hari setelah tubuh badani meninggal, kita anak-anak Allah akan terangkat ke surga , mendapat tubuh kemuliaan dan bersama dengan Tuhan Yesus.

Renungan Harian Alkitab,27 January Psalm 101, Tells lies ? berdusta ?.

Psalm 101: 7 He who works deceit shall not dwell within my house: He who tells lies shall not continue in my presence.

Mazmur 101:7 (TB) Orang yang melakukan tipu daya tidak akan diam di dalam rumahku, orang yang berbicara dusta tidak akan tegak di depan mataku.

Dengan jelas firman Tuhan menuliskan, pendusta, pembohong, tidak akan terus dapat berjalan dalam hadirat Tuhan, mereka akan dengan sendirinya : karena dosa dusta, akan keluar dari jalan berkat Tuhan.

Tuhan itu Kudus, Ia adalah terang, didalam terang tidak ada kegelapan sama sekali, ketika manusia memilih menjadi pendusta, mereka mengucapkan dusta dari mulutnya, mereka telah memilih keluar dari jalan berkat Tuhan , karena itu pastikan bahwa mulut dan hati kita , tidak ada dusta ! tidak ada dusta diantara suami dan istri ! tidak ada dusta diantara anak -anak dan orang tua ! dan tidak ada dusta -kemunafikan kepada Tuhan , baik didalam hati atau pikiran atau diucapkan, karena Tuhan maha Tau.

Hiduplah dalam kebenaran, dalam terang, tidak ada dusta diantara manusia dan kepada Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 26 January, Psalm 100 ; “God is good, Tuhan itu baik”

Psalms 100:5 (NKJV) For the Lord is good; His mercy is everlasting, And His truth endures to all generations.

Mazmur 100:5 (TB) Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Tuhan kita Yesus Kristus adalah Tuhan di atas segala Tuhan, dan Ia adalah Tuhan yang sangat baik, Ia tidak seperti ilah-ilah dunia yang jahat dan kejam.

Banyak dewa atau ilah di dunia yang kejam , penuh murka, jika manusia yang menjadi pengikutnya tidak memberikan tumbal atau kurban, atau memberikan apa yang dewa itu mau, maka bencana dan hukuman , murka akan turun ke atas para pengikutnya.

Para pembaca Tuhan Yesus itu baik, dan Ia bukan penguasa yang kejam dan penuh murka, bahkan Yesus sebaliknya , Ia penuh kasih dan penyanyang, dan yang luar biasa Tuhan Yesus bahkan turun ke dunia, dan menebus semua dosa dan pelanggaran kita, Ia adalah juruselamat kita.

Sungguh Yesus adalah Tuhan yang maha kuasa dan penuh belas kasihan, Ia tidak mengambil , tapi memberikan segalanya bagi kita, sungguh alangkah baiknya Tuhan Yesus.