Renungan harian alkitab, Esther 6, sabtu; ” shame on Haman, Haman yang dipermalukan.”

Esther 6:10-12 (NKJV) Then the king said to Haman, “Hurry, take the robe and the horse, as you have suggested, and do so for Mordecai the Jew who sits within the king’s gate! Leave nothing undone of all that you have spoken.” So Haman took the robe and the horse, arrayed Mordecai and led him on horseback through the city square, and proclaimed before him, “Thus shall it be done to the man whom the king delights to honor!” Afterward Mordecai went back to the king’s gate. But Haman hurried to his house, mourning and with his head covered.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Haman yang benci akan Mordechai, bahkan ingin membantai semua orang Israel, membawakan tali kuda, dan berteriak mengelilngi kota dan memuja Mordechai, meninggikannya?

Suatu malam Tuhan membuat Raja tidak bisa tidur, dan menaruhkan dalam hatinya keinginan membaca catatan kerajaan, dimana ia menemukan bahwa ada seorang yahudi bernama Mordechai telah berjasa besar pada kerajaan, lalu pada saat bersamaan esoknya munculah Haman, dan raja meminta usulan kepada Haman , bagaimana sebaiknya memberikan penghargaan kepada orang yang berjasa kepada Raja.

Karena Haman merasa bahwa itu adalah dirinya, maka ia mengusulkan agar orang itu dipakaikan jubah dan dinaikan ke kuda raja dan seorang pejabat mengarak keliling kota memujanya dan mengumumkannya dengan berteriak, lalu raja memakai ide Haman, tetapi orang yang dimaksud raja adalah Mordechai.

Para pembaca terkasih, Tuhan mempermalukan Haman, pejabat yang sombong dan tidak takut akan Tuhan, Haman juga telah dipakai kerajaan kegelapan untuk membuat kebijakan membantai umat yahudi, Tuhan tidak pernah tinggal diam , segera setelah umat yahudi berdoa dan berpuasa, pertolongan Tuhan turun dengan ajaib dan sangat kreatif, bahkan mempermalukan oknum pembuat kejahatan itu.

Berdoalah , berpuasalah, Tuhan mendengar doa kita, dan berkenan menolong kitam karena Dia adalah gunung batu dan penyelemat kita.

Advertisements

Renungan harian alkitab, Esther 5, jumat;”faith bring boldness- iman membangkitkan keberanian”

Esther 5:1 (NKJV)  Now it happened on the third day that Esther put on her royal robes and stood in the inner court of the king’s palace, across from the king’s house, while the king sat on his royal throne in the royal house, facing the entrance of the house.

Iman Esther kepada Tuhan yang hidup, membuat Esther berdoa puasa dan membangkitkan keberanian Esther untuk menolong umat Israel dari bencana pembantaian etnis.

Para pembaca terkasih,Esther bukan sekedar cantik , tapi ia adalah  wanita yang beriman,  Esther  wanita yang berani berdiri bagi kebenaran dan kuasa Tuhan menyertainya.

Dimana ada iman, bangkitlah keberanian dan kuasa Tuhan dinyatakan, para pembaca kaum wanita;jadilah seperti Esther! Adalah kehendak Tuhan akan munculnya generasi kaum Esther khususnya di akhir jaman ini’

Renungan harian alkitab, Esther 4, kamis; unselfish Esther, ‘Esther yang tidak egois’

Esther 4:15-17 (NKJV)  Then Esther told them to reply to Mordecai:

“Go, gather all the Jews who are present in Shushan, and fast for me; neither eat nor drink for three days, night or day. My maids and I will fast likewise. And so I will go to the king, which is against the law; and if I perish, I perish!”

So Mordecai went his way and did according to all that Esther commanded him.

Esther adalah dengan kualitas karakter yg sangat baik, ia tidak Egois! Bahkan ia rela mengorbankan nyawanya demi umat Tuhan , saudara saudari satu suku dan bangsanya!

Esther sangat cantik rupawan, bahkan ia sudah menggantikan posisi ratu vashti di istana, dia sudah menjadi makmur, kaya raya dan hidup sangat nyaman.

Para pembaca terkasih, jika wanita egois dalam posisi Esther, maka pastinya menolak untuk menolong umat yahudi, karena apa untungnya buat dia , justru ia bisa kehilangan nyawanya! Tapi Esther tidak demikian, ia mengasihi Tuhan dan mengasihi sesamanya , Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi saudara sebangsanya.

Renungan harian alkitab, Esther 3, rabu; ”  bad Haman  vs beautiful Esther  , Haman yang jahat vs Esther yang cantik”.

Esther 3:8-9 (NKJV) Then Haman said to King Ahasuerus, “There is a certain people scattered and dispersed among the people in all the provinces of your kingdom; their laws are different from all other people’s, and they do not keep the king’s laws. Therefore it is not fitting for the king to let them remain.

If it pleases the king, let a decree be written that they be destroyed, and I will pay ten thousand talents of silver into the hands of those who do the work, to bring it into the king’s treasuries.”

Surat perintah Raja sudah dijalankan, tinggal tunggu tanggal pelaksanaan tiba, Haman sukses menyusun strategi melakukan genosida pembantaian orang yahudi.

Tapi Tuhan memakai seorang wanita yang kudus, cantik dan sederhana untuk mencegah bencana ini terjadi!

Para pembaca potensi yang ada pada wanita, kudus, cantik dan sederhana yang beriman adalah luar biasa, Tuhan akan memakai hidup mereka secara luar biasa , bahkan mempengaruhi raja, pemimpin, dan bangsa.

Kaum wanita jika anda merasa cantik , maka jadilah wanita cantik yang kudus, sederhana dan berimam, berikanlah dirimu menjadi alat kemuliaan Tuhan, seperti Esther.

Renungan harian alkitab, Esther 2, selasa ; “against materialism, melawan materialistis”

Esther 2:15-16 (NKJV)  Now when the turn came for Esther the daughter of Abihail the uncle of Mordecai, who had taken her as his daughter, to go in to the king, she requested nothing but what Hegai the king’s eunuch, the custodian of the women, advised. And Esther obtained favor in the sight of all who saw her.

So Esther was taken to King Ahasuerus, into his royal palace, in the tenth month, which is the month of Tebeth, in the seventh year of his reign.

Esther memiliki karakter yg sangat baik, ia tidak materialistis, terbukti Esther tidak mengenakan banyak perhiasan Emas , permata, berlian dan sebagainya. Pada saat diberi kebebasan berdandan sebelum menghadap raja, ia hanya tampil sederhana, sesuai petunjuk yg diajarkan.

Para pembaca terkasih di jaman ini, karakter wanita seperti Esther, sangat dicari oleh Tuhan!

Wanita yang tidak materialistis, adalah karakter wanita kristen yang beriman , yang mulia dan berkenan di hadapan Tuhan,   bagi anda para wanita jadilah wanita yang berkarakter seperti Esther.

Renungan harian alkitab, senin, 1 Esther; “character of a wife, karakter seorang istri”

Esther 1:16-18 (NKJV)  And Memucan answered before the king and the princes: “Queen Vashti has not only wronged the king, but also all the princes, and all the people who are in all the provinces of King Ahasuerus.

For the queen’s behavior will become known to all women, so that they will despise their husbands in their eyes, when they report, ‘King Ahasuerus commanded Queen Vashti to be brought in before him, but she did not come.’

This very day the noble ladies of Persia and Media will say to all the king’s officials that they have heard of the behavior of the queen. Thus there will be excessive contempt and wrath.

Tingkah laku ratu Vasthi memberontak bahkan menentang suami didepan umum adalah bukti ia mempunyai cacad karakter yg parah, sikap pemberontakan pada otoritas suami menyala nyala dalam hatinya.

Diperparah lagi oleh keadaan yakni suami dari ratu adalah raja ! Dan pemberontakan dilakukan di depan umum, diketahui oleh seluruh rakyat dan para penguasa sekitar.

Jika didiamkan akan tersiar kabar, dan merusak budaya istri yg menghormati suami, dan  membawa virus pemberontakan kaum wanita menjadi budaya baru.

Para pembaca terkasih menghormati suami adalah nilai dalam kerajaan Tuhan, dan Tuhan mencari kaum wanita yang mempunyai karakter ini!. Ketika Tuhan menemukannya maka wanita ini akan di angkat tinggi-tinggi  dan dipakai luar biasa memperbesar kerajaan Tuhan.

Renungan harian alkitab, Nehemiah 13, minggu : ‘curse into blessing-kutuk menjadi berkat’

Nehemiah 13:2 (NKJV)  because they had not met the children of Israel with bread and water, but hired Balaam against them to curse them. However, our God turned the curse into a blessing.

Tertulis dengan jelas bahwa Tuhan sanggup dan akan mengubahkan kutuk yang ditujukan pada umat beriman menjadi berkat!

Para pembaca terkasih, tentang kutuk kepada orang beriman,  ketika umat beriman hidup keluar dari kebenaran firman Tuhan dan penuh dosa maka dengan sendirinya mereka memilih keluar dari perlindungan Tuhan dan masuk dalam kerajaan kegelapan yang penuh kutuk.

Pilihan ada ditangan kita, mau berkat atau kutuk, tetap dalam kebenaran dan perlindungan kuasa Tuhan atau memilih keluar dari perlindungan Tuhan dan rentan terhadap kutuk dan menjadi sasaran kerajaan kegelapan.  

Renungan harian alkitab, Nehemiah 12 sabtu; ‘ God made them rejoice-Tuhan membuat mereka bersukacita’

Nehemiah 12:43 (NKJV)  Also that day they offered great sacrifices, and rejoiced, for God had made them rejoice with great joy; the women and the children also rejoiced, so that the joy of Jerusalem was heard afar off.

Saat umat membawa persembahan kepada Tuhan maka Tuhan membuat mereka semua mengalami sukacita yg besar, semua itu terjadi karena mereka bertobat dan kembali hidup dalam kebenaran hukum taurat.

kedamaian dan rasa aman menyertai mereka, sungguh indahnya saat saat seperti ini bagi.

Para pembaca terkasih ketika kita hidup dalam kebenaran sesuai perintah Tuhan , lalu datang kepada Tuhan dengan membawa persembahan maka kegirangan dan sukacita akan turun atas kita, suatu moment yg indah dan damai terjadi, indahnya hidup dalam Tuhan.

Renugan harian alkitab, Nehemiah 11, jumat, “coming home, kembali ketanah air”

Nehemiah 11:1-2 (NKJV) Now the leaders of the people dwelt at Jerusalem; the rest of the people cast lots to bring one out of ten to dwell in Jerusalem, the holy city, and nine-tenths were to dwell in other cities. And the people blessed all the men who willingly offered themselves to dwell at Jerusalem.

Nubuatan para nabi tentang rencana Tuhan mengembalikan umat israel keluar dari pembuangan babel dan kembali ke tanah air, rumah mereka, sungguh digenapi!

Semua firman Tuhan , dan termasuk yang disampaikan melalui para nabi adalah ya dan amin

Seburuk apapun keadaan umat israel waktu itu, Tuhan terus mengirim para nabi meluruskan jalan umat, dan menyampaikan pesan pembebasan, dan terbukti bahwa dengan cara kreatif dan ajaib Tuhan menyelamatkan dan menolong umatnya.

Para pembaca terkasih, apapun keadaan anda hari Tuhan sanggup dan mau menolong anda, kembalilah mempercayai Tuhan, merenungkan firman Tuhan dan berdoa didalam nama yesus, maka dengan cara yang kreatif dan ajaib, ingatlah firman Tuhan akan rencana Tuhan adalah bukan penderitaan dan malapetaka, rencananya bagi anda adalah masa depan yang penuh pengharapn dan kebahagiaa

Renungan harian alkitab, Nehemiah 10, kamis ; ‘first fruit -persembahan sulung’

Nehemiah 10:5, 35-37 (NKJV)  Harim, Meremoth, Obadiah, And we made ordinances to bring the firstfruits of our ground and the firstfruits of all fruit of all trees, year by year, to the house of the Lord;

to bring the firstborn of our sons and our cattle, as it is written in the Law, and the firstborn of our herds and our flocks, to the house of our God, to the priests who minister in the house of our God;

to bring the firstfruits of our dough, our offerings, the fruit from all kinds of trees, the new wine and oil, to the priests, to the storerooms of the house of our God; and to bring the tithes of our land to the Levites, for the Levites should receive the tithes in all our farming communities.

Umat Israel pada jaman Nehemia memang sudah sungguh bertobat, mereka hidup sungguh sungguh taat perintah Tuhan, buktinya adalah mereka benar akan hal persembahan dan perpuluhan, sungguh benar firman Tuhan katakan bahwa dimana hatimu disitulah hartamu berada,

Para pembaca terkasih, hati umat sungguh tertuju pada Tuhan,  mereka dengan sukacita memberikan persembahan sulung di awal Tahun,  memang iman adalah perbuatan,  karena iman mereka akan Tuhan pemberi berkat dan sumber segalanya  merekapun  bertindak dengan sukacita.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga jujur dan benar hal persembahan dan perpuluhan?