Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.

Advertisements

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, senin;”repent from pride- bertobat dari sombong”.

2 Chronicles 32:25-29 (NKJV)  But Hezekiah did not repay according to the favor shown him, for his heart was lifted up; therefore wrath was looming over him and over Judah and Jerusalem.

Then Hezekiah humbled himself for the pride of his heart, he and the inhabitants of Jerusalem, so that the wrath of the Lord did not come upon them in the days of Hezekiah.

Hezekiah had very great riches and honor. And he made himself treasuries for silver, for gold, for precious stones, for spices, for shields, and for all kinds of desirable items;

storehouses for the harvest of grain, wine, and oil; and stalls for all kinds of livestock, and folds for flocks.

Moreover he provided cities for himself, and possessions of flocks and herds in abundance; for God had given him very much property.

Hezekiah menjadi sombong karena kesuksesannya, dan murka Tuhan turun atasnya, tetapi dengan segera Hezekiah bertobat dan merendahkan diri dan Tuhan maha pengampun mengampuninya

Setelah pertobatannya, karakter Hezekiah berubah menjadi lebih hati, dan Tuhan memberkati Hezekiah dengan  kemakmuran luar biasa, dan juga kemahsyuran

Para pembaca terkasih ingatlah kesombongan dan pride adalah sifat yang akan menghancurkan manusia, tetaplah rendah hati, tinggikan Tuhan jadikan ia sebagai Tuhan yang layak disembah, ingatlah bagi Tuhan karakter umat Tuhan jauh lebih penting di atas semua berkat kekayaan, kejayaan dan hal lainnya.

jika anda seorang pemimpin, maka kerendahan hati anda di hadapan Tuhan, menentukan seberapa tinggi akan mengangkat Hidup anda.

Renungan harian alkitab 2 Chronicles 31, Minggu; ” the king honouring the service to  God, Raja menghormati ibadah kepada Tuhan”

2 Chronicles 31:19-21 (NKJV)  Also for the sons of Aaron the priests, who were in the fields of the common-lands of their cities, in every single city, there were men who were designated by name to distribute portions to all the males among the priests and to all who were listed by genealogies among the Levites.

Thus Hezekiah did throughout all Judah, and he did what was good and right and true before the Lord his God.

And in every work that he began in the service of the house of God, in the law and in the commandment, to seek his God, he did it with all his heart. So he prospered.

Raja Hezekiah sungguh taat pada ketetapan Tuhan; ia mulai mngatur agar imam-imam berfungsi kembali , ibadah raya berjalan kembali, dan ia memastikan perpuluhan dan persembahan dijalankan kembali.

Umat kerajaan Israel kembali ke jalan yang benar, mereka beribadah, menyembah Tuhan, dan membawa perpuluhan mereka dan persembahan, dan tingkap langit terbuka; damai sejahtera, keamanan, dan kemakmuran turun atas negri.

Raja Hezekiah dengan segenap hati, sepenunya taat dan mengasihi Tuhan dengan sungguh- sungguh, ia menjalakan dan melakukan semua perintan dan hukum Tuhan, sehingaa ia menjadi makmur dan berhasil kepemimpinannya.

Para pembaca terkasih, kebenaran nilai kerajaan Tuhan itu sebenarnya tidak rumit dan sederhana; jikalau kita  mengasihi Tuhan maka kita akan melakukan semua perintah Tuhan, dan perintah Tuhan adalah menyenangkan jika dilakukan dengan segenap hati . buahnya maka kemakmuran akan turun keatas hidup umat yang mengasihinya dengan sungguh sungguh. 

Sama dengan Raka Hezekiah ia mencintai Tuhan karena itu ia mencintai rumah Tuhan, menghormati para  imam dan dengan senang hati  menyelenggarakan ibadah raya, maka ia menjadi makmur dan sukses.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 30, sabtu;honouring God open the blessing ,menghormati Tuhan membuka pintu berkat”

2 Chronicles 30:25-27 (NKJV)  The whole assembly of Judah rejoiced, also the priests and Levites, all the assembly that came from Israel, the sojourners who came from the land of Israel, and those who dwelt in Judah.

So there was great joy in Jerusalem, for since the time of Solomon the son of David, king of Israel, there had been nothing like this in Jerusalem.

Then the priests, the Levites, arose and blessed the people, and their voice was heard; and their prayer came up to His holy dwelling place, to heaven.

Raja Hizkia memimpin umat Israel bertobat kembali kepada Tuhan, ia menghormati para imam -imam, dan mengembalikan fungsi mereka , juga menyelenggarakan kembali perayaan paskah yang sudah lama tidak di selenggarakan

Akibat dari tindakan menghormati Tuhan dan para imam, Terbukalah tingkap langit, dan turunlah berkat Tuhan melimpah; damai sejahtera, sukacita, keamanan, kemakmuran

Para pembaca terkasih, jika kita menghormati Tuhan, rajin beribadah, menghormati para imam, maka berkat yang luar biasa akan tercurah, ketika Tuhan ditinggikan dalam hidup kita, maka kuasa Tuhan yang luar biasa akan menaungi kita.

Renungan harian alkitab 2 Chronicles 29, jumat ” bring back the worship  and offering To God  mengembalikan penyembahan dan persembahan kepada Tuhan”

2 Chronicles 29:1-4 (NKJV)  Hezekiah became king when he was twenty-five years old, and he reigned twenty-nine years in Jerusalem. His mother’s name was Abijah the daughter of Zechariah.

And he did what was right in the sight of the Lord, according to all that his father David had done.

In the first year of his reign, in the first month, he opened the doors of the house of the Lord and repaired them.

Then he brought in the priests and the Levites, and gathered them in the East Square,
Raja Hezekiah, takut akan Tuhan, dan mengikuti jejak kakek leluhur mereka David yang hidup benar dimata Tuhan, Ia segera mengembalikan ibadah penyembahan  dan ibadah persembahan kepada Tuhan.

Hal ini berkenan dimata Tuhan , umat Israel di bawah raja Hezekiah kembali lagi berbakti dalam ibadah persembahan dan penyembahan.

Para pembaca terkasih, jikalau hidupmu mengabaikan ibadah persembahan dan penyembahan, bertobatlah  kembalilah berbakti kepada Tuhan melalui persembahanmu dan penyembahanmu, segera lakukan , pergilah beribadah ke rumah Tuhan dan  segeralah berbakti.

Sering kali meskipun orang-orang Kristen ke gereja mereka tidak membawa persembahan dan penyembahan, hanya datang ibadah karena rutinitas, tradisi dan terpaksa.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicles 28, kamis ;” provoke God, memprovokasi Tuhan”

2 Chronicles 28:4-5 (NKJV)  And he sacrificed and burned incense on the high places, on the hills, and under every green tree.

Therefore the Lord his God delivered him into the hand of the king of Syria. They defeated him, and carried away a great multitude of them as captives, and brought them to Damascus. Then he was also delivered into the hand of the king of Israel, who defeated him with a great slaughter.

Raja Ahaz dengan sengaja memberontak pada Tuhan, bahkan memprovokasi Tuhan dengan tingkah lakunya menyembah berhala, sungguh keterlaluan!

dengan segera Tuhan menarik kuasa dan perlindungannya dari kerajaan Israel dan mereka menjadi tawanan dan budak kerajaan musuh

para pembaca terkasih, manusia yang hidup dalam kedagingan dan tidak rendah hati akan mudah berpaling dari jalan Tuhan, hasilnya menjadi budak dan tertawan. karena itu rendah hatilah dan jangan memprovokasi Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 27, rabu; ” become mighty, menjadi perkasa” 

2 Chronicles 27:6 (NKJV)  So Jotham became mighty, because he prepared his ways before the Lord his God.

Raja Jotham menjadi perkasa dan luar biasa, kerajaannya makmur, berkelimpahan dan di segani kerajaan lain, itu semua terjadi karena Jotham takut akan Tuhan dan hidup dalam ketaatan

Para pembaca terkasih, jikalau kita hidup dalam takut akan Tuhan dan  taat melakukan semua perintah Tuhan maka kita akan menjadi kuat, perkasa dan makmur

ini adalah suatu kebenaran, yang diabaikan oleh orang-orang berjiwa pemberontak kepada Tuhan dan orang- orang tidak setia

di sisi lain  ini adalah kebenaran yang mudah dimengerti yang menjadi sumber kesuksesan dari orang-orang yang rendah hati dan takut akan Tuhan.

Renungan harian Alkitab; 2 Chronicles 26, selasa; ” keep humble , tetap rendah hati”

2 Chronicles 26:16-21 (NKJV)  But when he was strong his heart was lifted up, to his destruction, for he transgressed against the Lord his God by entering the temple of the Lord to burn incense on the altar of incense.

So Azariah the priest went in after him, and with him were eighty priests of the Lord–valiant men.

And they withstood King Uzziah, and said to him, “It is not for you, Uzziah, to burn incense to the Lord, but for the priests, the sons of Aaron, who are consecrated to burn incense. Get out of the sanctuary, for you have trespassed! You shall have no honor from the Lord God.”

Then Uzziah became furious; and he had a censer in his hand to burn incense. And while he was angry with the priests, leprosy broke out on his forehead, before the priests in the house of the Lord, beside the incense altar.

And Azariah the chief priest and all the priests looked at him, and there, on his forehead, he was leprous; so they thrust him out of that place. Indeed he also hurried to get out, because the Lord had struck him.

King Uzziah was a leper until the day of his death. He dwelt in an isolated house, because he was a leper; for he was cut off from the house of the Lord. Then Jotham his son was over the king’s house, judging the people of the land.

Rendah hati adalah karakter yang penting, ini adalah buah Roh, jika seseorang dekat dengan Tuhan, dan hatinya melekat pada Tuhan, maka ia akan tau diri karena ia tau diluar Yesus ia tidak dapat berbuat apa apa.

Raja Uzziah , orang yang cepat sombong, setelah Tuhan mengangkat dirinya , ia merasa hebat dan tidak mau tunduk pada ketetapan Tuhan dan kepemimpinan imam, ia bahkan mengambil alih peran imam, dan membuat ibadah sendiri, menjadi imam bagi diri sendiri. Ini suatu bentuk kesombongan  raja yang tidak mau tunduk pada hamba Tuhan.

Para pembaca terkasih, di jaman ini raja melambangkan para pengusaha atau bussinesman, sedangkan imam dan nabi melambangkan para hamba Tuhan, pendeta. Para pengusaha diurapi dan diutus oleh pendeta untuk memuridkan di dunia bussiness.

Kejadian serupa masih sering terjadi, karena merasa kaya dan banyak uang, terjadilah kasus para pebussines mengangkat diri sendiri menjadi pendeta , membuka gereja, atau bahkan mengambil alih gereja, hingga memecat pendeta dengan kekuasaan kekayaan dan politik uang, ahkirnya gereja menjadi organisasi sosial belaka, tidak ada kuasa Allah sama sekali, sungguh menyedihkan.

Kita perlu menyadari tidak semua orang dipanggil dan dipilih menjadi pendeta, dan tidak semua orang dipanggil menjadi pebussines, tetaplah rendah hati dan fokus mengerjakan panggilan masing masing, dan tetap bergantung kepada Tuhan , sehebat apapun kita, tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 25, senin; ” unfaithfull, tidak setia”

2 Chronicles 25:15-16 (NKJV)  Therefore the anger of the Lord was aroused against Amaziah, and He sent him a prophet who said to him, “Why have you sought the gods of the people, which could not rescue their own people from your hand?”

So it was, as he talked with him, that the king said to him, “Have we made you the king’s counselor? Cease! Why should you be killed?” Then the prophet ceased, and said, “I know that God has determined to destroy you, because you have done this and have not heeded my advice.”

Benar benar tidak setia! Raja Amaziah hanya ingin kekuasaan saja, ia mengikut Tuhan bukan karena hatinya taat dan mengasihi Tuhan!.

Setelah Tuhan memberikan kemenangan dan kejayaan, secepat itu ia murtad, berpaling pada dewa dewa lain, karena itu Tuhan menarik urapan Tuhan daripadanya dan ia binasa dalam perang.

Para pembaca terkasih, hati manusia yang mencoba mengekploitasi Tuhan masih sering terjadi hingga jaman ini, saya banyak menjumpai dalam pelayanan orang-orang yang tidak menginginkan  pribadi Tuhan Yesus, mereka hanya ingin mukjizat, kesembuhan, dan berkat keuangan. Setelah mereka mendapatkannya mereka tidak lagi beribadah kepada Tuhan, bahkan bersaksi pun tidak!

Orang-orang seperti ini akan menjadi sasaran kuasa kerajaan iblis, karena hati mereka yang culas dan penuh tipu daya, tidak akan lama mereka akan menuai sifat jahat mereka.

Marilah kita menjadi pribadi -pribadi yang tulus dan murni dalam mencari Tuhan, jadikan Yesus sebagai Tuhan, bukan mengekploitasi kebaikannya, melainkan kita melayani Tuhan dengan segenap hati.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 24, minggu; ” fake faith of Joash, iman palsu Joash”

2 Chronicles 24:2 (NKJV)  Joash did what was right in the sight of the Lord all the days of Jehoiada the priest.

Banyak orang mengira raja Joash adalah raja penuh iman dan takut akan Tuhan, ternyata itu tidak benar

Joash menjadi raja yang baik karena ia dibimbing imam Jehoiada! ketika Jehoiada hidup ia mengimpartansikan iman dan mempengaruhi raja Joash. 

Tak lama setelah imam Jehoiada wafat, Raja Joash segera menjadi penyembah berhala dan memberontak kepada Tuhan! kerajaan israel hancur dan  binasa

2 Chronicles 24:17-19 (NKJV)  Now after the death of Jehoiada the 2 Chronicles 24:17-19 (NKJV)  Now after the death of Jehoiada the leaders of Judah came and bowed down to the king. And the king listened to them.

Therefore they left the house of the Lord God of their fathers, and served wooden images and idols; and wrath came upon Judah and Jerusalem because of their trespass.

Joash memang tidak pernah punya iman, selama ini imanw seorang imam yang membimbing Joash bernama Jehoiada , iman dari imam inilah yang membuat kerajaan Israel makmur dan berkemenangan.


Para pembaca terkasih, apakah anda sungguh punya iman ? jangan- jangan anda berhasil dan sukses karena ada imam/pastor / bapa rohani yang penuh iman ,dan hidup dari impartansi imam pemimpin rohani ini?

Jikalau anda jauh dari pemimpin rohani, dan anda  jatuh dalam  dosa atau tidak bertumbuh imannya, maka ini ciri sesunguhnya anda belum mempunyai iman sejati! anda hanya ikut-ikutan, dan hidup dari impartansi iman pemimpin rohani anda, bertobatlah …