Renungan harian alkitab, 1 Sam 30, selasa; ” respect to a leader-menghormati pemimpin”

1 Samuel 31:11-13 (NKJV)  Now when the inhabitants of Jabesh Gilead heard what the Philistines had done to Saul,

all the valiant men arose and traveled all night, and took the body of Saul and the bodies of his sons from the wall of Beth Shan; and they came to Jabesh and burned them there.

Then they took their bones and buried them under the tamarisk tree at Jabesh, and fasted seven days.

Saul sudah meninggal dan menjadi mayat, Ia pun bukan raja yang sempurna, malah ia jahat dan iri hati ingin membunuh hamba Tuhan David, dan pernah membunuh para imam-imam.

Tetapi para pahlawan dari Jabesh-Gilead, adalah ksatria dan memahami nilai penundukan diri dan penghormatan pada Otoritas, kepada pemimpin. Saul dengan segala kesalahannya tetap seorang hamba Tuhan.

Para pahlawan Jabesh, mengambil resiko masuk ke wilayah musuh dan mengambil mayat dari Saul dan anak-anaknya yang digantung di tembok musuh, mereka tetap menghargai otoritas meskipun sudah tinggal mayatnya saja.

Para pembaca terkasih, menghormati hamba Tuhan selama ia hidup dan bahkan ketika sudah meninggal, adalah nilai nilai kerajaan Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s