Renungan harian alkitab, 2 Sam 11, sabtu; ” God’s know, Tuhan mengetahui”

2 Samuel 11:27 (NKJV)  And when her mourning was over, David sent and brought her to his house, and she became his wife and bore him a son. But the thing that David had done displeased the Lord.

Bermula dengan David malas pergi berperang, ia melamun diatas atap, kurang kerjaan, dan ia melihat Batsheba sedang mandi, ia jatuh dalam pencobaan yang dibuatnya sendiri! 

Nafsu mata ( the lust of the eyes), telah membuat David jatuh dari perzinahan dalam pikiran ( pornografi) , menjadi perzinahan fisik, yang melahirkan anak haram.

David berupaya menutupi perbuatannya, dengan bersiasat membunuh suami Barsheba , yang adalah prajurit yang setia. 

David berhasil, ia menyingkirkan suami Batsheba, menjadi pahlawan menikahi janda, yang sebenarnya adalah selingkuhan David, tidak ada yang tau, sepertinya ia berhasil tetapi TUHAN MENGETAHUINYA.

Para pembaca tindakan David diketahui Tuhan, Tuhan tidak berkenan!, ingatlah Tuhan mengetahui segalanya ! Seberapa pandainya anda menutupi dosa, curang, menipu, menggelapkan, selingkuh, berbohong, munafik, bersandiwara , tapi Tuhan maha tau!

Apa yang terjadi dengan David selanjutnya ? Renungan harian blog ini, akan membahasnya esok hari pada pasal 2 Sam 12 …

Advertisements

Renungan harian alkitab,2 Sam 10,sabtu; prejudice Judgement bring disaster, curiga menghakimi membawa petaka”

2 Samuel 10:2-3 (NKJV)  Then David said, “I will show kindness to Hanun the son of Nahash, as his father showed kindness to me.” So David sent by the hand of his servants to comfort him concerning his father. And David’s servants came into the land of the people of Ammon.

And the princes of the people of Ammon said to Hanun their lord, “Do you think that David really honors your father because he has sent comforters to you? Has David not rather sent his servants to you to search the city, to spy it out, and to overthrow it?”

Para pangeran kerajaan Ammon, adalah orang orang prejudice yang menghakimi niat baik Raja David, mereka curiga, negative  menghakimi bahkan memberikan hukuman kepada utusan Raja David.

Niat Baik Raja David, yang menghormati almarhum Raja Nahash, di curigai , dan buah dari penghakiman dan penghukuman mereka membawa petaka pada kerajaan Ammon, mereka dihancurkan, dan dibantai dalam peperangan , kerajaan Hancur, dari sebelumnya mereka hidup dalam perdamaian berubah menjadi kehancuran.

Pemimpin yang mempunyai karakter prejudice dan menghakimi , akan membawa petaka bagi para pengikutnya, hal hal yang baik, sejahtera dan damai pun dicurigai, dihakimi.

Para pemimpin bussines, pengusaha, pemimpin perusahaan, jika mempunyai karakter seperti ini, akan menuju kehancuran atau kehilangan pekerjaannya.

Pemimpin rumah tangga yang prejudice, negatif, akan membawa penderitaan pada keluarganya.

Para pembaca terkasih sikap prejudice menghakimi, adalah  sikap hati fitnah, penuduhan, penghakiman yang dikategorikan  cacad karakter , buah dari benih prejudice dan penghakiman adalah petaka dan kehancuran.

Renungan harian alkitab, 2 sam 9, kamis:  ” promise keeper, menepati janji”

2 Samuel 9:1-3 (NKJV)  Now David said, “Is there still anyone who is left of the house of Saul, that I may show him kindness for Jonathan’s sake?”

And there was a servant of the house of Saul whose name was Ziba. So when they had called him to David, the king said to him, “Are you Ziba?” And he said, “At your service!”

Then the king said, “Is there not still someone of the house of Saul, to whom I may show the kindness of God?” And Ziba said to the king, “There is still a son of Jonathan who is lame in his feet.”

Raja David, sebelum menjadi Raja ,  pernah berjanji kepada Jonatahan, akan memelihara keturunan Saul ketika David menjadi raja. 

David sungguh menepatinya, dengan sungguh ia mencari keturunan yang masih hidup, ia menepati janjinya.

Para pembaca terkasih, karakter seorang yang benar  dan berintegritas adalah karakter anak anak Allah, mari kita sama seperti raja David, menepati janji, berintegritas, dan hidup kita akan mempermuliakan Tuhan dan  bersinar seperti Raja David.

Renungan harian alkitab, 2 Sam 7,selasa ” prophet voice of God, Nabi suara Tuhan”

2 Samuel 7:4-5 (NKJV)  But it happened that night that the word of the Lord came to Nathan, saying,

“Go and tell My servant David, ‘Thus says the Lord: “Would you build a house for Me to dwell in?

David sebenarnya juga mempunyai karunia kenabian, tapi David bukan Nabi, ia raja

karena itu Nabi Nathan diutus Tuhan membawa pesan Tuhan, dan David dengan rendah hati mematuhinya

Para pembaca terkasih, sampai hari ini Tuhan mash berbicara pada umat Tuhan melalui pastor atau hamba Tuhan yang berkarunia kenabian, Tuhan masih berbicara.

Renungan harian alkitab; 2 Sam 8,rabu ” administrated justice, mengatur keadilan sosial”

2 Samuel 8:1, 15 (NKJV)  After this it came to pass that David attacked the Philistines and subdued them. And David took Metheg Ammah from the hand of the Philistines.

So David reigned over all Israel; and David administered judgment and justice to all his people.

inilah tugas seorang pemimpin mengadministrasikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat

Raja David tidak mencari keuntungan diri sendiri, ia sungguh melayani Tuhan dengan mensejahterakan rakyat dan memberikan perlindungan rasa aman.

Para pembaca terkasih dalam  jaman demokrasi , kita mempunyai peran memberikan suara kita dalam pemilihan, pilihlah pemimpin yang mensejahterakan rakyat.

Renungan harian alkitab, 2 Sam 6,senin;” the presence of God bring blessing, hadirat Tuhan membawa berkat”

2 Samuel 6:11-12 (NKJV)  The ark of the Lord remained in the house of Obed-Edom the Gittite three months. And the Lord blessed Obed-Edom and all his household.

Now it was told King David, saying, “The Lord has blessed the house of Obed-Edom and all that belongs to him, because of the ark of God.” So David went and brought up the ark of God from the house of Obed-Edom to the City of David with gladness.

Obed- Edom, rumahnya dipenuhi hadirat Tuhan, dan berkat Tuhan memenuhi rumah mereka.dimana ada kekudusan, penyembahan kepada Tuhan,  dan takut akan Tuhan, maka Tuhan hadir, dan hadirat Tuhan memenuhi tempat itu.

Para pembaca terkasih,  Tuhan dan hadirat- Nya tidak terpisahkan, carilah Tuhan, tinggikan Tuhan dalam tingkah laku dan kehidupan yang menyembah Tuhan, maka hadirat Tuhan akan mendatangkan berkat Tuhan.

Dimana ada hadirat Tuhan, ada mukjizat, kuasa Tuhan dan kemuliaan Tuhan.

renungan harian alkitab, 2 Sam 5, minggu; ” 13 years character building of David, 13 tahun pembentukan karakter David”

2 Samuel 5:3-4 (NKJV)  Therefore all the elders of Israel came to the king at Hebron, and King David made a covenant with them at Hebron before the Lord. And they anointed David king over Israel.

David was thirty years old when he began to reign, and he reigned forty years.

Tuhan membentuk karakter David 13 tahun lamanya, setelah David diurapi pada umur 17 tahun, ia tidak langsung menjadi raja, ia mengalami pembentukan karakter yang luar biasa

para pembaca terkasih, tidak ada yang instan dalam kerajaan Allah, terutama menjadi hamba Tuhan yang diurapi

Banyak anak muda ingin instant, mereka ingin segera dipromosikan, dan tidak mau proses pembentukan karakter yang lama terjadi.

2 Samuel 4:7-8 (NKJV)  For when they came into the house, he was lying on his bed in his bedroom; then they struck him and killed him, beheaded him and took his head, and were all night escaping through the plain.

And they brought the head of Ishbosheth to David at Hebron, and said to the king, “Here is the head of Ishbosheth, the son of Saul your enemy, who sought your life; and the Lord has avenged my lord the king this day of Saul and his descendants.”

Tindakan membunuh raja ishbosheth , dan menyerahkan pada David secara politik dunia patut diberi penghargaan, karena menyelesaikan perang

Tapi ternyata tindakan itu secara nilai kerajaan Allah adalah jahat dan keji, bahkan pelakunya mendapat hukuman berat

para pembaca terkasih, nilai dalam kerajaan dunia sangat berbeda dengan kerajaaan Allai, dalam nilai sistem dunia akan mengorbankan dan melakukan apa saja agar mencapai tujuan egosentrisme, sedangkan dalam kerajaan Allah proses pembentukan karakter menjadi seperti Yesus, jauh lebih penting dari sekedar mencapai tujuan.

renungan harian alkitab, 2Sam 3, jumat; “crime and curse, kejahatan dan kutuk “

2 Samuel 3:26-28 (NKJV)  And when Joab had gone from David’s presence, he sent messengers after Abner, who brought him back from the well of Sirah. But David did not know it.

Now when Abner had returned to Hebron, Joab took him aside in the gate to speak with him privately, and there stabbed him in the stomach, so that he died for the blood of Asahel his brother.

Afterward, when David heard it, he said, “My kingdom and I are guiltless before the Lord forever of the blood of Abner the son of Ner.

karena dendam, tidak mengampuni Joab membunuh Abner,  ia membuat kejahatan pembunuhan di masa damai peperangan, akibatnya keluarga Joab terkena kutuk; akan ada selalu keturunan Joab menjadi miskin , sakit kusta, mati karena pedang. 

David sebagai orang berkarunia kenabian membacakan nubuatan ini kepada Joab.

2 Samuel 3:29 (NKJV)  Let it rest on the head of Joab and on all his father’s house; and let there never fail to be in the house of Joab one who has a discharge or is a leper, who leans on a staff or falls by the sword, or who lacks bread.”

Para pembaca terkasih, setiap kejahatan adalah benih yang ditabur oleh pembuat kejahatan dan orang ini harus membayar harga dan menuai perbuatannya.

jika orang ini bertobat, Tuhan akan membentuk karakter orang ini dengan hebat, sehingga penebusan darah Yesus tidak dimanipulatif orang orang jahat ini, penebusan darah Yesus akan mengubahkan karakter manusia dengan proses pertobatan, darah Yesus bukan penebusan yang melegalkan karakter jahat manusia.

di sisi lain ayat ini membuktikan bahwa kutuk kemiskinan, sakit penyakit memang sungguh  ada, kutuk ini adalah hasil benih kejahatan yang dilakukan oleh orang itu sendiri.

Renungan  harian alkitab, 2 Sam 2, kamis; ” clear direction from God , petunjuk yang jelas dari Tuhan”

2 Samuel 2:1 (NKJV)  It happened after this that David inquired of the Lord, saying, “Shall I go up to any of the cities of Judah?” And the Lord said to him, “Go up.” David said, “Where shall I go up?” And He said, “To Hebron.”

Salah satu kunci kepemimpinan Raja David, sehingga ia menjadi raja Israel terbesar dan termashyur sampai hari ini adalah, kemampuannya mendengar suara Tuhan, sehingga ia mempunyai petunjuk yang jelas dari Tuhan.

Mengapa David mempunyai kemampuan mendengar suara Tuhan? Karena ia seorang berkarunia profetik, ia tergolong jawatan  nabi , David seorang Raja berkarunia profetik.

Banyak orang bertanya kepada saya , ” pastor saya tidak mempunyai kemampuan mendengar suara Tuhan , bagaimana saya bisa mendapat petunjuk yang jelas dari Tuhan?”

Para pembaca tubuh kristus tidak beranggotakan individu, satu orang saja, bergabunglah dalam gereja lokal yang mempercayai bahwa Roh kudus masih bekerja, dan Tuhan masih memberikan pimpinannya pada umat secar profetik.

Tuhan akan memberikan petunjuk melalui pengajaran firman Tuhan, prinsip firman Tuhan yang tertulis di alkitab yang dikotbahkan para pastor. Tuhan juga mengirim para pastor berkarunia kenabian untuk menyampaikan pesan Tuhan  ( bernubuat) yang mengandung prinsip firman Tuhan di alkitab dan dapat memberikan petunjuk.

Tuhan masih memimpin umatnya, melalui tubuh kristus, gereja lokal, yang dibutuhkan umat hanyalah kerendahan hati untuk menerima pimpinan Tuhan.