Renungan harian alkitab , deutoronomy 3; ” tresspass heart, hati yang berubah ” 

​Deuteronomy 3:23-26 (NKJV)  “Then I pleaded with the Lord at that time, saying:

‘O Lord God, You have begun to show Your servant Your greatness and Your mighty hand, for what god is there in heaven or on earth who can do anything like Your works and Your mighty deeds?

I pray, let me cross over and see the good land beyond the Jordan, those pleasant mountains, and Lebanon.’

But the Lord was angry with me on your account, and would not listen to me. So the Lord said to me: ‘Enough of that! Speak no more to Me of this matter.

Kisah ini sangat menarik; Moses berupaya membujuk Tuhan mengizinkan dia masuk ke tanah terjanji, ada kisah apa dibalik peristiwa ini?

Dalam perjalanan di padang gurun, Tuhan menetapkan untuk menyudahi umat israel, mereka ditetapkan meninggal semuanya di padang gurun dan Tuhan mau membuat bangsa yang besar yang baru,dari keturunan Moses dan keluarga besar Moses, hal ini serupa kasus jaman Noah , tetapi dalam skala bangsa Israel saja yang memgalaminya, sewaktu jaman  Noah skalanya seluruh dunia.

Moses ternyata mempunyai syndrom juruselamat, ia mau menjadi juruselamat umat, dengan meminta Tuhan menghapus namanya dari kitab kehidupan saja dan memohon  ampun atas umat ini, lalu karena Tuhan mencintai dan menghormati Moses, maka dibuatnya kesepakatan baru, bahwa umat Israel tidak jadi dihukum,dan Moses meyakinkan Tuhan ia akan terus memimpin umat dalam perjalanan dan terus berpengharapan umat  pasti berubah karakternya.

Ternyata , suatu hari Moses pun sudah berubah hatinya, tadinya ia membela sekuat tenaga agar umat tidak dihukum  , pada saat itu malah ia berbalik , dan Tuhan tidak mentolerir ini, dahulu ketika Tuhan akan bertindak memulai generasi baru dengan keluarga Moses, dan umat lain dihukum meninggal di padang gurun, Moses membela dan Tuhan sudah membuat keputusan sesuai hati Moses, dan Moses berubah hati . sungguh plin plan!

Peristiwa kesepakatan ini  di ingkari , Moses ingin membatalkan kesepakatan, hal  ini terjadi di Meribah kadesh, Moses sangat marah dan pait, dan berharap umat israel binasa, ia melanggar kesepakatan yang ia ajukan pada Tuhan agar umat jangan dihukum ia akan menggembalakan  dan setia hatinya sampai ahkir memimpin umat tegar tengkuk itu. Ia ingin kembali ke rencana awal.

Deuteronomy 32:51-52 (NKJV)  because you trespassed against Me among the children of Israel at the waters of Meribah Kadesh, in the Wilderness of Zin, because you did not hallow Me in the midst of the children of Israel.

Yet you shall see the land before you, though you shall not go there, into the land which I am giving to the children of Israel.”

Seharusnya Moses setuju saja rencana Tuhan memulai generasi baru dari keluarga Moses, dan umat dibiarkan dihukum dipadang gurun.

Tuhan benar, Moses tidak kuat menjalani kesepakatannya setia membimbing umat ini, dia menyerah putus harapan di Meribah Kadesh, kalau  Tuhan sudah putuskan , jangan ditawar tawar.

 Apakah Moses lebih sabar dan hebat dari Tuhan? terbukti tidak ia ingkar janji kesepakatan, ia sendiri menyerah! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s