Renungan harian alkitab, rabu ” Priest inherintance and his duty, kepemilikan Imam dan tanggung jawabnya”numbers 18.

Numbers 18:20-21 (NKJV)  Then the Lord said to Aaron: “You shall have no inheritance in their land, nor shall you have any portion among them; I am your portion and your inheritance among the children of Israel.

“Behold, I have given the children of Levi all the tithes in Israel as an inheritance in return for the work which they perform, the work of the tabernacle of meeting.

Tuhan telah membuat pengaturan yang jelas secara lisan dan tertulis, sebagai aturan baku yang mempunyai esensi penting, dalam pelayanan dari imam di perjanjian lama, Prinsip ini masih berlaku diperjanjian baru , dan mempunyai tujuan yang jelas

Dalam perjanjian baru jabatan imam dan Nabi , disempurnakan menjadi jawatan pelayanan : Rasul, Nabi, Gembala, Pengajar, Penginjil ( Apostle, Prophet, Pastor, Teacher, Evangelist),  pada jaman ini kelima jawatan ini sering disebut ” Pastor”

Hak- hak dan kewajiban pelayanan ini di tuliskan di alkitab, sehingga seluruh jemaat dapat membaca dan mempelajarinya, sehingga jelas bahwa ini adalah perintah dan ketetapan Tuhan, bukan ide dan kebijakan manusia, demikian prinsip yang menjadi ketetapan Tuhan dan tujuannya

  1. Pastor , dikhususkan untuk melayani Rumah Tuhan, melayani Jemaat, ia tidak diperbolehkan untuk bekerja di market Place, karena Tuhan menetapkan harus ada pastor yang dikhususkan melayani dan memimpin sepenuh waktu bagi gereja-Nya.
  2. Pastor harus fokus mengurus pelayanan firman dan doa dan penghidupannya dijamin Tuhan mendapatkan semua persepuluhan dari jemaat, sehingga tidak perlu lagi memikirkan hal pendapatan keuangannya dan tidak usah bekerja diluar tanggung jawab imam.

Hal ini sangat jelas tujuanya, agar Pelayanan Gereja tidak terbengkalai, jikalau semua orang dalam gereja adalah volunteer dan bekerja part timer maka semua akan sibuk dengan pekerjaan utama masing masing, dan pelayanan gereja  sama sekali tidak prioritas lagi. dan hal ini parah, karena gereja adalah sumber dari berkat dan urapan bagi dunia, tetapi dijadikan prioritas yang tidak penting . ketika Pastor sepenuh waktu melayani Tuhan, maka ia mendapat jaminan menerima bagian keuangan yakni persepuluhan dan sebagian persembahan dari jemaat.

Numbers 18:24 (NKJV)  For the tithes of the children of Israel, which they offer up as a heave offering to the Lord, I have given to the Levites as an inheritance; therefore I have said to them, ‘Among the children of Israel they shall have no inheritance.’ 

Para pastor yang melanggar dan bekerja di market place, akan kehilangan fokus dan melalaikan tugas utama, yakni pelayanan Firman dan Doa, kehidupan meditasi firman dan doa mereka akan sangat minimal dan kekurangan waktu berdoa dan meditasi firman.

Pengecualian diberikan kepada pastor yang selibat, tidak menikah ! seperti rasul Paul, karena tidak menikah ia tidak membutuhkan waktu keluarga , sehingga cukup waktu menjalankan tanggung jawab pelayanan.

hal ini saya alami,  saya pernah melanggar prinsip ini  ( sekian belas tahun yang lalu ) , dan saya bekerja di market place, dan menolak menerima bagian keuangan yang seharusnya untuk pastor, saya memaksakan kehendak untuk menjadi pastor volunteer ( tidak mau menerima persembahan jemaat) dan bekerja di market place untuk penghidupan .

Hasilnya  terjadi kerusakan ; untuk berdoa 1 jam sehari saya harus berupaya luar biasa, pagi saya berdoa 30 menit , dan waktu jam makan siang saya berdoa 30 menit, dengan terburu-buru dan tidak cukup waktu . setiap hari saya berangkat kerja pukul 06.00 pagi dan setelah bekerja di luar hingga pk 18.00 saya melayani jemaat tiap hari hingga pukul 21.00, saya tidak punya waktu yang leluasa untuk berdoa.

Kerusakan yang parah, adalah saya tidak punya waktu dengan anak dan istri saya, anak kami  berusia 2 tahun menjadi asing dengan ayahnya, yang  sibuk bekerja diluar gereja dan melayani jemaat sepulang kerja, dari pagi hingga malam, , 7 hari dalam seminggu !tidak ada waktu bagi keluarga!.

Dalam pelayanan pun jarang sekali ada mukjizat, kuasa Tuhan, Kotbah pun biasa biasa saja ! ini pelayanan rata rata tanpa kuasa Allah , hanya sekedar berfungsi secara fisik. Pelayanan tanpa Kuasa Allah! akibat melanggar firman Tuhan.

Lalu seorang pendeta ,  mentor saya meminta saya bertobat, dan berhenti bekerja di luar gereja, bertobat menjadi pastor full time, sehingga fokus mengurus rumah Tuhan, jemaat, dan juga mempunyai waktu melayani anak dan istri , keluarga adalah pelayanan pertama yang membutuhkan waktu  yang cukup!

Hasilnya setelah saya bertobat, dengan iman bekerja full time bagi gereja;  pelayanan saya menjadi  penuh kuasa Tuhan,  mengalir dengan luar biasa dalam karunia Roh Kudus, Kuasa Tuhan bekerja dengan luar biasa, banyak mukjizat dan kuasa Tuhan terjadi, kotbah pun penuh kuasa Tuhan , beratus ratus hingga ribuan mukjzat telah terjadi sejak saya melayani full time 11 tahun terahkir , 22 bulan terahkir saja sudah 590 kesaksian kuasa Tuhan  &  Mukjizat Tuhan terjadi di gereja yang saya gembalakan.

Saya bisa berdoa , fokus pada pelayanan meditasi firman dan doa dengan sangat leluasa, setiap hari  saya mendisiplikan diri berdoa , meditasi firman, membaca alkitab selama 3-5 jam sehari, dan melayani jemaat , memuridkan, dan saya pun masih punya waktu leluasa melayani keluarga saya, setiap hari dan setiap minggu ada  1 hari khusus melayani anak dan istri ( family day)

Acts 6:4 (NKJV)  but we( The apostle)  will give ourselves continually to prayer and to the ministry of the word.”

Keuangan pun saya sangat berkecukupan, bahkan saya menyumbangkan 100 % ( semuanya ) bagian perpuluhan dari jemaat semuanya ke gereja Tuhan secara sukarela , saya sudah sangat cukup dengan persembahan sukarela jemaat yang dipersembahkan kepada pastor,  dan dicukupi juga dari gaji fix untuk kebutuhan sederhana sehari hari  ( makanan , minumam, pakaian), lebih dari cukup , Puji Tuhan, Gereja tidak punya hutang  , saya pastor pun tidak punya hutang sama sekali , debt-free !

Setiap perintah Firman Tuhan, selalu diputuskan Tuhan dengan maksud dan tujuan, dan fungsi, setiap orang yang melanggar ketetapan firman Tuhan, akan menanggung resiko fatal  ! penting bagi kita untuk melakukan ketetapan firman Tuhan ,agar mengalami kehidupan yang berkemenangan .

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s