Renungan harian alkitab ; sabtu ” not sin anymore because of love, tidak sanggup dosa karena cinta” leviticus 6

Leviticus 6:6 (NKJV)  And he shall bring his trespass offering to the Lord, a ram without blemish from the flock, with your valuation, as a trespass offering, to the priest.

Imamat 6:6 (TB)  Sebagai korban penebus salahnya haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, yang sudah dinilai, menjadi korban penebus salah, dengan menyerahkannya kepada imam.

Jaman perjanjian lama, orang yang berdosa  berusaha menebusnya dengan mengorbankan domba, dan mereka secara rutin melakukannya.pengurbanan domba adalah ritual simbolik penebusan domba.

Dalam perjanjian baru, ternyata domba Allah itu adalah Jesus, ia adalah anak domba Allah, segala dosa masa lalu , baik dari jaman perjanjian lama hingga masa selamanya akan ditumpahkan dan dibayar oleh Yesus.

Pengurbanan yang dahsyat, powerful bersifat menghapus semua dosa dari segala jaman, dan suatu penuntasan dari perbudakan dosa oleh kuasa dari  cinta Jesus.-the power of love-

Para pembaca seorang suami yang mecintai istri dan anak -anaknya tidak akan berkhianat pada keluarganya, suami tidak akan meninggalkan dan berdosa terhadap istri dan anak anak, karena ia cinta pada keluarganya.

Cinta Jesus kepada kita yang terlebih dahulu, membuat kita  kembali mencintai Jesus, dan karena cinta kita tidak mau berdosa lagi, karena cinta kita mengerti pengorbanan cinta Tuhan Jesus, dan cinta kepada Jesus membuat kita tidak mau lagi berdosa.


Bukan karena takut penghukuman kita menjauhi dosa , tapi karena cinta kepada Jesus.

Because of Love to Jesus ….the power of Love 

Advertisements

Renungan harian alkitab ;jumat ” swear? / sumpah?”leviticus 5

​Leviticus 5:4 (NKJV)  Or if a person swears, speaking thoughtlessly with his lips to do evil or to do good, whatever it is that a man may pronounce by an oath, and he is unaware of it–when he realizes it, then he shall be guilty in any of these matters.

Dalam perjanjian lama, umat Israel menerima ketetapan pengaturan hal sumpah, bagaimana dengan perjanjian baru?

Yesus datang menggenapi perjanjian lama, sebagai korban tebusan anak domba Allah, sebagai mesias, Yesus bukan hanya menggenapi tetapi menyempurnakan, dengan memberikan esensi yang lebih powerful, dan  sangat dalam mengenai sumpah.

Dalam perjanjin baru, dengan jelas Tuhan mengajarkan integritas perkataan dan perbuatan , jika ya katakan ya, dan jika tidak katakan tidak, jadi tidak perlu sampai sumpah, karena setiap kata kata adalah penuh intergitas, perkataan murid Yesus adalah  penuh integritas.hal ini jauh lebih dalam dan essensial, karena sumpah di ucapkan karena dibutuhkan jaminan yang mengucapkan akan menepati.

Para pembaca terkasih, jika semua perkataan kita penuh integritas, jika ya kita mengatakan ya, dan jika tidak kita mengatakan tidak ,maka perkataan kita adalah jaminan kita, tidak perlu membuat sumpah.

Yesus mengajarkan kita membenahi sumbernya yakni integritas hati kita benar dihadapan Tuhan dalam kata kata dan perbuatan.

Renungan harian alkitab; kamis ” why God did not delegate the details of it?/ mengapa Tuhan tidak mendelegasikan details pelaksanaan ibadah ? Leviticus 4

​Leviticus 4:4-7 (NKJV)  He shall bring the bull to the door of the tabernacle of meeting before the Lord, lay his hand on the bull’s head, and kill the bull before the Lord.

Then the anointed priest shall take some of the bull’s blood and bring it to the tabernacle of meeting.

The priest shall dip his finger in the blood and sprinkle some of the blood seven times before the Lord, in front of the veil of the sanctuary.

And the priest shall put some of the blood on the horns of the altar of sweet incense before the Lord, which is in the tabernacle of meeting; and he shall pour the remaining blood ….

Tuhan membuat ketetapan penyelenggaraan ibadah dengan sangat details sekali. Dia tidak mendelegasikan hal hal kecil dan details pada para imam, tapi mengatur semua dari yang terkecil dan sangat rinci.

Dalam ilmu kepemimpinan modern, dijelaskan bahwa seorang pemimpin seharusnya hanya membuat hal hal visioner, gambaran besar, dan pemimpin di jajaran pelaksana akan membuat aturan details pelaksanaan, mengapa Tuhan malah membuat semuanya sendiri secara details dan rinci?

Para pembaca terkasih, sayang sekali ilmu kepemimpinan modern hanya dapat diterapkan dijaman dimana sudah tidak ada perbudakan, tidak ada orang orang bermental budak, peristiwa kitab leviticus ( imamat) adalah masa dimana pemimpin menghadapi umat yang bermental budak

 Mental budak adalah orang dengan karakter pemberontak, sehingga jika Moses, atau para imam yang membuat aturan details maka umat pasti melawan, memberontak.

Buktinya, ketetapan yang dibuat Tuhan sendiri saja, mereka tidak setuju, mereka menolak, dan memberontak, apalagi jika pembuatan details aturan pelaksanaan dibuat Moses atau para imam, keadaan akan jauh lebih parah lagi.

Bagi kita yang hidup dijaman tidak ada perbudakan, teori kepemimpinan modern dapat dipraktekan,yakni pemimpin utama memberikan gambaran besar visi, dan pemimpin di jajaran pelaksana mengatur details pelaksanan yang efektif.

Renungan harian alkitab, rabu ; ” what abou the  fat and the blood / ada apa dengan lemak dan darah?”leviticus 3

​Leviticus 3:17 (NKJV)  ‘This shall be a perpetual statute throughout your generations in all your dwellings: you shall eat neither fat nor blood.’ “

Lemak dan darah binatang adalah bukan makanan, Tuhan melarang umatNya makan darah dan lemak! . Ada apa dengan darah dan lemak?

Darah dan lemak adalah sumber penyakit, ilmu kesehatan modern menyajikan fakta bahwa penyakit bersarang pada darah, dan racun bersarang pada lemak, masyarakat yang berpendidikan tinggi sudah mengerti dengan hal ini, bahkan darah dan lemak di beberapa negara di dunia sudah tidak dianggap sebagai makanan. 

Tidak hanya ilmu kesehatan, ilmu kedokteran , alkitab sudah dari jaman dahulu menuliskan agar umat manusia, khususnya bangsa Israel tidak menjadikan lemak dan darah sebagai makanan.

Para pembaca terkasih, terbukti selama 40 tahun mengembara di padang gurun, umat Israel tidak ada yang sakit, mereka sehat semua, luar biasa! Hal ini tentunya juga adalah hasil dari beberapa faktor;

1. Mukjizat, karena bukan hanya tidak ada yang sakit saja, baju mereka pun tidak koyak.

2. Pola makanan yang sehat ( tidak makan lemak ,darah, seafood, babi, hewan yang berkuku belah, dan tidak makan makanan dengan bahan pengawet, pewarna dan zat kimia lainnya)

3. Mereka berolahraga setiap hari, berjalan kaki dipadang gurun.

Setiap ketetapan Tuhan, selalu bertujuan untuk kebaikan, dan kebahagiaan umatnya, jikalau ada hal -hal yang kita belum ketahui, apa tujuannya, maka percaya saja, ketetapan Tuhan pasti mendatangkan kebaikan.

Renungan harian alkitab,selasa ; ” giving the best, memberi yang terbaik” leviticus 2.

​Leviticus 2:1 (NKJV)  ‘When anyone offers a grain offering to the Lord, his offering shall be of fine flour. And he shall pour oil on it, and put frankincense on it.

Dalam kitab Leviticus 2 ( imamat 2), seluruh pasal 2 ,menjelaskan secara details tentang persembahan, dicantumkan kriteria details, didalamnya.

Mengapa harus sangat details, diatur dan dijelaskan? Dan apakah esensi dari pasal 2 kitab Leviticus?

Esensi dari kitab Leviticus ( imamat) pasal dua, adalah memberikan persembahan yang terbaik, untuk Tuhan.

Mengapa sangat details ? Hal ini dikarenakan umat Israel pada waktu itu, bermental budak ( slave mentality) , mental budak harus diberitahu details, dengan paksaan, dengan kekerasan, dan karena budak bermental pemberontak otoritas, maka mereka tidak akan mengerti esensi memberi yang terbaik, jadi harus diatur details.

Para pembaca terkasih,esensi pasal 2 ini, sangat relevant hingga jaman ini, karena esensi memberi persembahan terbaik, ternyata sampai jaman ini masih tidak di mengerti banyak orang Kristen, tepatnya orang Kristen bermental budak.

Contoh, orang Kristen yang bermental anak dengan mudah mengerti esensi ” memberi persembahan terbaik”, mental anak Allah sungguh memberikan presentase terbaik dalam persembahan, mereka memberi persembauan bahkan lebih besar dari jumlah , persepuluhan mereka , karena mereka tau apa arti ” memberikan yang terbaik”

Tapi orang Kristen bermental budak, tidak mampu mengerti apa kata :memberikan persembahan yang terbaik”, mereka memberikan persembahan kepada gereja, seperti membayar uang parkir kendaraan mereka, contoh, uang parkir kendaraan selama ibadah  bertarif 1  dollar ( 13 ribu rupiah ) , maka mereka memberi persembahan sangat sedikit, bahkan uang tiket parkir saja lebih besar jumlahnya,orang Kristen bermental budak ini memberikan persembahan kurang dari 1 dollar ( kurang dari 13.000 rupiah ).

Kalau kitab Leviticus pasal 2 ( imamat pasal dua) diterjemahkan dalam keadaan mental budak orang Kristen, maka akan menjadi ;

When anyone offers an offering to the Lord in the church, do not give offering as much your parking ticket, it is not giving the best, but insult to the lord, because God is not  a parking man!” 

Dalam bahasa indonesia – ” ketika anda memberikan persembahan di gereja, jangan memberikan persembahan seharga ongkos parkir kendaraan anda, ini bukan pemberian terbaik, ini penghinaan pada Tuhan, karena Tuhan bukan tukang parkir”

semoga ilustrasi diatas memudahkan kita mengerti mengapa umat Israel perjanjian lama , menerima instruksi details karena masih bermental budak, dan mengapa kita anak- anak Tuhan dalam perjanjian baru tidak menerima instruksi details tentang ” memberi persembahan terbaik”

Saya percaya kita semua adalah orang Kristen bermental anak , sehingga tidak memberikan persembahan seharga tiket parkir kendaraan kita,tetapi kita memberi yang terbaik dari keuangan kita.

Renungan harian alkitab senin; ” offering sacrifice/kurban persembahan , leviticus 1.

​Leviticus 1:1-4 (NKJV)  Now the Lord called to Moses, and spoke to him from the tabernacle of meeting, saying,

“Speak to the children of Israel, and say to them: ‘When any one of you brings an offering to the Lord, you shall bring your offering of the livestock–of the herd and of the flock.

‘If his offering is a burnt sacrifice of the herd, let him offer a male without blemish; he shall offer it of his own free will at the door of the tabernacle of meeting before the Lord.

Then he shall put his hand on the head of the burnt offering, and it will be accepted on his behalf to make atonement for him.

Pada jaman perjanjian lama, setiap umat harus melakukan pemberian kurban tebusan dari dosa dan kesalahan , melalui penumpahan darah ternak.

Puji Tuhan dalam perjanjian baru kita dapat beribadah tanpa melakukan kurban tebusan, karena anak domba Allah kita Tuhan Yesus Kristus , telah menjadi kurban tebusan bagi kita semua.

Pengorbanan Tuhan Yesus adalah bersifat kekal, oleh darah anak domba Tuhan Yesus, kita telah ditebus dari segala dosa dan pelanggaran, kita beribadah hanya dengan membawa iman kita akan penebusan Yesus buat hidup kita.

Renungan harian alkitab minggu : ” miracle is  not guarantee to have faith, mukjizat bukan jaminan punya iman” exodus 40

​Exodus 40:1, 36-38 (NKJV)  Then the Lord spoke to Moses, saying:

Whenever the cloud was taken up from above the tabernacle, the children of Israel would go onward in all their journeys.

But if the cloud was not taken up, then they did not journey till the day that it was taken up.

For the cloud of the Lord was above the tabernacle by day, and fire was over it by night, in the sight of all the house of Israel, throughout all their journeys.

Terbukti sudah, bahwa orang tidak beriman tetap saja tidak beriman, meskipun melihat mukjizat. Umat Israel melihat mukjizat yang luar biasa tapi tetap saja tidak beriman.

Setiap hari perjalanan mereka dituntun  secara supernatural, mukjizat tanda ajaib awan kemuliaan Tuhan diberikan tiap hari, tapi tetap saja umat Israel tidak beriman, tidak mempercayai Tuhan, bahkan memberontak dan menghujat Tuhan dan hamba Tuhan.

Para pembaca memang benar, bahwa iman adalah percaya meskipun tidak melihat, orang beriman mempercayai Tuhan tanpa syarat, orang yang berkata bahwa ia akan percaya jika melihat tanda ajaib mukjizat, tetap saja tidak akan beriman meskipun melihat mukjizat setiap hari, iman hanyalah milik orang- orang yang mau merendahkan diri dan mempercayai Tuhan tanpa syarat.

Renungan harian alkitab, sabtu ” because God want it, karena Tuhan menginginkan itu” , exodus 39

​exodus39 41 the finely worked garments for ministering in the Holy Place, the holy garments for Aaron the priest, and the garments of his sons for their service as priests. 42 According to all that the Lord had commanded Moses, so the people of Israel had done all the work. 43 And Moses saw all the work, and behold, they had done it; as the Lord had commanded, so had they done it. Then Moses blessed them.

Umat Israel, terus menerus mencurigai Moses, memberontak, melawan, bahkan menghujat Tuhan, mereka menuduh Tuhan tidak ada kasih, pembunuh umat dipadang gurun. Salah satu ketidak senangan mereka adalah Moses meminta mereka memberikan sebagian kecil kekayaan harta mereka; berlian, batu berharga, emas, perak dan beberapa barang lain untuk membangun peralatan kemah ibadah, dan perhiasan dari  baju dari imam yang melayani, intinya apa pun yang diperintahkan Moses, mereka memberontak dan tidak suka, menghakimi.

Beberapa pemimpin dan tua tua bahkan memberontak, protes karena mereka iri hati, mengapa Moses, dan Aron yang dipilih menjadi imam, dan termasuk iri hati akan fasilitas didalamnya, dalam kitab bilangan 14 dan 6 ( the book of number 14, 16),   kita akan menemukan details kisah pemberontakan ini terjadi.

Mengapa Moses memilih Aron, dan mengapa fasilitas Imam sangat mewah pakaiannya, dan peralatan ibadah di kemah ibadah begitu  indah dan sangat mahal harganya?

Hal ini jika terjadi  di jaman ini, akan menjadi bully yang sangat hebat, dan ini terjadi banyak gereja di bully hebat, dianggap sesat ; karena memiliki fasilitas perlatan ibadah yang sangat indah dan terbaik, yang tentunya mahal harganya, bully hebat juga terjadi pada pendeta yang mengenakan pakaian yang mahal dalam pelayanan, sejak jaman Israel di padang gurun bully ini masih terus terjadi hingga jaman ini.

Di sisi lain, kisah kitab exodus ini juga bukan mendorong gereja – gereja untuk berlomba menyediakan fasilitas yang termewah dan terindah, berlomba peralatan dan fasilitas ibadah terbaik dan tentunya termahal harganya , bukan seperti itu esensi kitab exodus, pada waktu itu umat Israel memang kaya raya, hartanya sangat banyak, artinya mereka memang punya, dan hanya diminta memberikan sebagian kecil saja dari harta mereka, mereka tidak berhutang tetapi memang mereka mempunyai secara berlimpah.

Memang seringkali terjadi pemahaman yang keliru dari kitab exodus, bahwa fasilitas gereja harus mewah dan memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan ibadah, sehingga gereja akhirnya berhutang kepada bank atau berhutang ke jemaat untuk bisa mencapai standard yang salah ini.

Bagi saya pribadi, gereja kami tidak membeli peralatan yang sangat mewah, dan tidak memiliki fasilitas yang luar biasa dan mahal, karena firman Tuhan dengan jelas mengajarkan untuk tidak berhutang dan mencukupkan dengan apa yang ada, jadi kami tidak mau berhutang kepada bank atau jemaat, kami menyelenggarakan ibadah terbaik dengan apa yang kami punya, tanpa hutang sepeser pun. Inilah yang Tuhan mau memberikan terbaik tanpa berhutang.

Para pembaca terkasih, umat Israel menyelesaikan pembangunan sarana peribadatan yang mewah dan mahal, tanpa hutang, mereka hanya memberikan sebagian kecil harta mereka saja, 

mengapa Moses dan Aron yang dipilih memimpin? Mengapa peralatan ibadah begitu mewah dan mahal, mengapa pakaian imam sangat mewah dengan permata dan berlian??

Jawabannya : bukan kemauan Moses dan Aron, tetapi Tuhan yang memerintahkan mereka, Tuhan menginginkan hal itu-  ” because God want it” 


Dengan kondisi bahwa mereka memang dengan mudah mampu melakukannya , karena mereka sangat kaya raya hartanya, dan dalam tujuan “memberikan yang terbaik kepada Tuhan, hati, jiwa,pikiran, dan harta semua yang terbaik,  hal ini mengandung pesan ;  Tuhan adalah yang paling terutama dan paling ditinggikan dalam kehidupan.


Renungan harian alkitab, jumat ” challenge on Moses leadership , tantangan dalam kepemimpinan Musa” exodus 38

​exodus 36: 4 All the gold that was used for the work, in all the construction of the sanctuary, the gold from the offering, was twenty-nine talents and 730 shekels, by the shekel of the sanctuary. 25 The silver from those of the congregation who were recorded was a hundred talents and 1,775 shekels, by the shekel of the sanctuary: 26 a beka a head (that is, half a shekel, by the shekel of the sanctuary), for everyone who was listed in the records, from twenty years old and upward, for 603,550 men. 

kepemimpinan Moses, dibekali oleh Tuhan dengan harta benda,kekayaan melimpah,bangsa Israel keluar dari Egypt ( Mesir) dengan keadaan membawa kekayaan begitu besar, Tidak hanya kekayaan besar, bangsa Israel dalam kepemimpinan Moses juga disertai mukjizat dan tanda -tanda ajaib yang luar biasa.

Yang menjadi masalah adalah umat yang dipimpinnya ;jumlah umat  pria dewasa berumur 20 tahun keatas  tercatatat sejumlah 603.550 pia dewasa, jika setiap pria mempunyai satu istri dan satu anak – anak  ( sebenarnya pada jaman itu, jumlah anak yang normal adalah diatas 5 anak) maka jumlah umat yang dipimpin Moses adalah sekurang kurangnya 1,8 jt umat manusia.

Para pembaca terkasih memimpin 2-3 orang cacad karakter, pemberontak dan tegar tengkuk saja sudah membuat frustasi pemimpin, apalagi 1,8 jt umat cacad karekter! Sungguh luar biasa karakter Moses dan sangat besar urapan Tuhan yang menyertainya, tak heran Moses di didik Tuhan 40 tahun sebagai gembala di padang untuk mempersiapkan tugas sulit ini.

Jikalau para pembaca adalah seorang pemimpin, maka kita perlu belajar dari Moses, kunci kesuksesannya adalah hubungan pribadi Moses dengan Tuhan yang intim dan kuat.

Jikalau para pembaca adalah seorang pengikut, maka janganlah menjadi pengikut yang tegar tengkuk, dan pemberontak, doakan pemimpin anda,terimalah kekurangan dan kelebihan mereka, dan jadilah pengikut dengan karakter yang baik.

Jikalau di dalam pekerjaan anda menjadi pegawai, dan merasa tidak sepakat dalam upah kerja, merasa gaji anda terlalu kecil, maka lebih baik anda mencari pekerjaan lainnya, dan jangan menjadi pembuat onar dipekerjaan anda, karena karakter yang buruk akan menghambat berkat Tuhan turun atas hidupmu, ingatlah bekerja ada kesepakatan upah, jikalau anda tidak sepakat maka solusinya mudah , carilah pekerjaan lainnya, tetapi jangan menjadi pemberontak dan penyebar gosip,

Jikalau anda menjadi anggota gereja, dan merasa tidak bertumbuh dan kecewa akan perubahan yang terjadi di gereja dan tidak kunjung pulih  hingga kepaitan,  maka segeralah pindah ke gereja lain, jangan jadi pemecah belah, dan penyebar gossip, fitnah, jadilah umat yang baik bukan cacad karakter, maka berkat Tuhan akan terus mengalir dalam hidup anda.

                    ” your attitude determine your altitude”

                ” sikap hati anda menentukan seberapa tinggi Tuhan                                     dapat mengangkat hidup anda”

Renungan harian alkitab, kamis ” in the middle of the desert making master piece, membuat maha karya ditengah padang gurun” exodus 37

Exodus 37; 25 He made the altar of incense of acacia wood. Its length was a cubit, and its breadth was a cubit. It was square, and two cubits was its height. Its horns were of one piece with it. 26 He overlaid it with pure gold, its top and around its sides and its horns. And he made a molding of gold around it, 27 and made two rings of gold on it under its molding, on two opposite sides of it, as holders for the poles with which to carry it. 28 And he made the poles of acacia wood and overlaid them with gold.29 He made the holy anointing oil also, and the pure fragrant incense, blended as by the perfumer.

Ditengah padang gurun, umat Israel justru membuat maha karya seni, dari, emas, batu berlian, dan membuat parfum dengan resep dari surga, luar biasa.

Padang gurun tidak membatasi talenta manusia yang diurapi Tuhan, setelah ratusan Tahun menjadi budak, Tuhan mengangkat orang orang Israel menjadi seniman yang di urapi, memberikan kekayaan yang luar biasa bagi umat Israel, sungguh Tuhan memberkati bangsa israel berkelimpahan.

Para pembaca terkasih, salah satu berkat yang luar biasa dari Tuhan bagi seluruh manusia, Tuhan memberikan bakat, suatu talenta untuk mengerjakan sesuatu dan mahir di bidangnya, ini adalah karunia Tuhan bagi semua manusia, temukanlah bakat anda dan kerjakan talenta ini dengan segenap hati, maka kesuksesan akan terjadi.