renungan harian alkitab;jumat ” live in faith like jesus/ hidup dalam iman seperti Yesus

Titus 2:1-7 (NKJV)  But as for you, speak the things which are proper for sound doctrine:
that the older men be sober, reverent, temperate, sound in faith, in love, in patience;
the older women likewise, that they be reverent in behavior, not slanderers, not given to much wine, teachers of good things-–
that they admonish the young women to love their husbands, to love their children,
to be discreet, chaste, homemakers, good, obedient to their own husbands, that the word of God may not be blasphemed.
Likewise exhort the young men to be sober-minded,
in all things showing yourself to be a pattern of good works; in doctrine showing integrity, reverence, incorruptibility,

rasul Paul memberikan details sikap tingkah laku yg mencerminkan iman kita sebagai anak anak Allah.

jika dibuat rangkuman maka esensi banyak details tadi adalah” hiduplah dengan tingkah laku yg sesuai iman kepada Tuhan seperti Yesus telah memberikan contoh”.

orang beriman adalah orang yg hati,pikirannya penuh  dengan firman Tuhan, karena iman hanya timbul dari menerima rhema firman Tuhan.

karena itu orang beriman tingkah lakunya pasti mencerminkan akan iman didalam hidupnya.

para pembaca terkasih, marilah kita hidup sesuai dengan iman kita kepada Tuhan Yesus, tingkah laku kita adalah cerminan dari iman kita.

Advertisements

renungan harian alkitab,jumat ” through preaching/ melalui kotbah,

Titus 1:1-3 (NKJV)  Paul, a bondservant of God and an apostle of Jesus Christ, according to the faith of God’s elect and the acknowledgment of the truth which accords with godliness,
in hope of eternal life which God, who cannot lie, promised before time   kbegan,
but has in due time manifested His word through preaching, which was committed to me according to the commandment of God our Savior;

rasul Paul menjelaskan firman Tuhan dimanefestasikan melalui kotbah, dengan cara ini kuasa Allah di impartansikan.

karena itu penting bagi kita untuk mendapatkan rhema firman Tuhan ini, penting bagi kita mendengarkan kotbah kotbah firman Tuhan, yang di kotbahkan oleh rasul rasul iman, hamba hamba Tuhan yang penuh iman.

Tentu saja tipe hamba Tuhan yg dimaksud adalah yang seperti rasul Paul; hidup dalam iman yang disertai tanda tanda kuasa Roh Kudus yang nyata dalam pelayanannya, dan juga bukti murid -murid,anak anak rohani yg menjadi buah pelayanan Paul.

para pembaca terkasih, marilah kita dengan tekun mendengarkan firman Tuhan yg dikotbahkan hamba Tuhan yg penuh iman, dan kita akan mendapat pertumbuhan iman  dan hidup senantiasa dalam kuasa Tuhan yang nyata

Renungan harian Kamis, ” The Race of Faith- Pertandigan iman ” 1 Tim4:7

1 Timothy 4: 7 : I have fought the good fight, I have finished the race, I have kept the faith”

Tidak semua orang Kristen mempunyai iman, bahkan sebagian besar orang Kristen ternyata hanya sekedar beragama, menjadi anggota organisasi gereja, hidup dalam iman kepada Yesus dan beragama sangat berbeda.

Perbedaannya adalah , orang orang beragama mempunyai pengetahuan akan Tuhan, tetapi orang yang beriman, hidupnya didalam iman sehingga ia mengalami pengalaman nyata akan kuasa Allah dan Tuhan Yesus yang hidup.

Rasul Paul dengan jelas  mengajarkan hidup kita adalah sebuah pertandingan iman, kita bersama sama menyelesaikan tugas amanat agung dengan iman, dan iman yang terus bertumbuh dan setia hingga kita meninggalkan dunia ini nantinya.

Hidup ini bukan pertandingan kekayaan, atau siapa yang sudah keliling dunia, atau mobil siapa yang paling mahal, siapa yang paling bergelar atau hal hal yang dicari dunia lainnya, tetapi pertandingan

Para pembaca terkasih, doa saya agar kita semua menyelesaikan pertandingan iman ,dengan setia, dan kehidupan yang luar biasa, karena begitu banyak mengalami kemenangan kemenangan iman dalam kehidupan kita didunia/

renungan harian alkitab, rabu, ‘ denying its power? menyangkal kuasa ibadah?”

2 Timothy 3:1-5 (NKJV)  But know this, that in the last days perilous times will come:
For men will be lovers of themselves, lovers of money, boasters, proud, blasphemers, disobedient to parents, unthankful, unholy,
unloving, unforgiving, slanderers, without self-control, brutal, despisers of good,
traitors, headstrong, haughty, lovers of pleasure rather than lovers of God,
having a form of godliness but denying its power. And from such people turn away!

memang di akhir jaman ini ,begitu banyak orang orang kristen yg beribadah ke gereja,berdoa dan melayani di gereja tetapi mereka menyangkal kuasa dan kekuatan dari hal hal rohani yg mereka lakukan.

contoh , seseorang yg rajin ke gereja dan berdoa , tidak mempercayai bahwa Tuhan akan mencukupkan kebutuhan keluarganya, ia tidak percaya Tuhan sanggup memberkati keuangan, karena tidak percaya maka ia tidak memberi perpuluhan dan persembahan dengan  jumlah yang benar , dan ia pun melakukan korupsi dalam usahanya dan mengelapkan pajak.

ia sudah memungkiri kuasa Tuhan,  ibadah hanya kegiatan agamawi kosong belaka.

contoh: ketika pastor atau gembala jemaat memberitahu bahwa solusi dari permasalah yg terjadi adalah doa dengan iman, beberapa jemaat tidak percaya,padahal doa orang beriman memang besar kuasanya.

para pembaca terkasih, kegiatan rohani ; ibadah ke gereja hari minggu, doa pagi,persekutuan orang kudus,puasa,memberi perpuluhan dan persembahan besar kuasanya, jangan kita menyangkal kekuatan dan kuasa dari hal hal rohani yg kita jalankan kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab; Selasa ” Faithfull men/woman -orang beriman” 2 Tim 2: 2

2 Tim 2:2 ” And the  things that you have heard from me among many witnesses, commit these to faithfull men who will be able to teach other also”

Hanya orang yang penuh dengan iman , setia dengan iman kepada Yesus , dapat membagikan apa yang mereka punya  , yakni Iman ..

Orang orang beriman mengalami sesuatu yang pengalaman iman yang  telah menjadi kesaksian, pada waktu masih  dalam tatanan memang kesaksian belum ada, karena iman bukti dari hal yang kita harapkan dan belum kita lihat,

Tapi pada akhirnya iman menjadi kenyataan melahirkan sebuah kesaksian akan kuasa Tuhan yang nyata  yang mereka alami, karena iman bukan sekedar berharap tapi akan menjadi kenyataan suatu pengalaman kuasa Tuhan terjadi.

orang orang inilah yang memenuhi persyaratan mengajarkan hal hal tentang iman dan kerajaan Allah , mereka hidup dan melayani dengan iman, tak heran orang orang yang mendengarnya pun bangkit imannya.

Para pembaca renungan terkasih,, mari kita menjadi orang orang yang penuh dengan iman, penuh dengan pengalaman akan Tuhan yang hidup , sehingga kehidupan kita adalah kesaksian iman yang nyata bagi banyak orang.

Renungan harian alkitab ;power and love against fear/ kuasa dan kasih melawan ketakutan, 2Tim 1:6-9.

2 Timothy 1: 6 “Therefore I remind you to stir up the gift of God which is in yu through laying on my hands. For God has not Given us a spirit of fear, but power and love and of a sound mind”

Timothy menjadi pastor pada usia sangat muda, diperkirakan 17-19 tahun, dan ia dimuridkan oleh Paul, Timothy mengalir dalam karunia karunia Roh Kudus , pelayanannya diurapi Roh Kudus, impartansi karunia Roh Kudus turun atas Timothy melalui  Rasul Paul menaruh tangannya ke atas kepala Timothy , ia diurapi Tuhan dan dimuridkan dengan baik oleh Rasul Paul.

Tetapi ada ketakutan dalam diri Timothy, ia takut di bully, dan di  cemooh orang orang yang tidak beriman, baik dari agama Yahudi dan kepercayaan lainnya !

Rasul Paul melihat hal ini dan mengingatkan  Timothy untuk  tetap mengalir dalam karunia Roh Kudus yang mengalir dalam dirinya: nubuatan, ,kesembuhan, mukjizat, sabda pengetahuan, membedakan Roh, Iman, bahasa Roh, Menafsirkan bahasa Roh, dan Hikmat.

Kuasa Tuhan , Love-kasih  dan pikiran yang jernih ( tidak terintimidasi) akan mengalahkan ketakutan akan manusia dan apa kata manusia  terhadap kita saaat hidup dalam iman, Tuhan tidak pernah memberikan Roh Ketakutan-kekuatiran dalam hidup kita ! tetapi Kuasa Roh Kudus dan Kasih.

Pada jaman ini, banyak hamba hamba Tuhan yang penuh kuasa Roh Kudus, kuatir dan takut di bully oleh orang orang Kristen dari aliran tidak beriman yang tidak mempercayai karunia Roh Kudus masih terjadi, bahkan mereka tidak berani mengabarkan kabar baik kepada yang miskin bahwa Yesus telah menebus kutuk kemiskinan, Yesus yang kaya telah menjadi miskin agar orang orang miskin menjadi kaya-hidup berkelimpahan !. Mereka takut dituduh sesat karena dicap kemakmuran negatif !

Para Pembaca renungan terkasih , jika anda mempunyai iman akan Roh Kudus itu ada, berkuasa, dan masih bekerja saat ini ,dan ini memang adalah kebenaran bahwa karunia Roh Kudus masih mengalir dalam gereja Tuhan, maka jangan anda kuatir dan takut  dengan komentar atau  bully dari orang orang tidak beriman .

Jikalau anda mempercayai Tuhan sanggup memberikan kehidupan yang berkelimpahan sehingga orang orang miskin tidak  lagi menderita karena masalah keuangan, mereka hidup cukup dan berlimpah sehingga menjadi berkat bagi banyak orang, jangan anda takut dan kuatir akan perkataan  negatif, komentar dari orang orang tidak beriman, karena kerajaan Allah adalah kabar baik bagi orang miskin akan kehidupan berkelimpahan di bumi dan di surga.

Kuasa Roh Kudus dan kasih menyertai kita , dan bagian kita memiliki pikiran yang jernih bahwa Tuhan Yesus bukan Tuhan yang mati, dia hidup dan Roh Kudus itu nyata kuasanya hingga saat ini masih bekerja.

renungan harian alkitab; 1 Timothy 5:17, honor the man of God – menghormat hamba Tuhan

1 Timothy 5:17-19 ” Let the elders who rule well be counted worthy of double honur, especially those who labor in the word and doctrine, for the scripture says. ” You shall not muzzle an ox while it treads out the grain, and the laborer is worthy of his wages. Do not receiveand accusation against an elder except from two or three witnessess.”

Sikap orang orang Kristen di akhir jaman ini kepada para pemimpin, terutama para hamba Tuhan, Pastor / elder, Pendeta, , perlu kembali lagi pada budaya dan standar kebenaran yang alkitab nyatakan , yakni menghargai dengan sungguh, bahkan dikatakan  dua kali lipat /double honour .

Dunia yang apatis, penuh kritik, hujat dan prejudice, telah mengubah karakteristik jemaat menjadi orang orang Kristen yang menghakimi, mengkritik, mencari cari kesalahan dari pemimpin rohani mereka. Hal ini sangat merugikan , terutama bagi diri mereka sendiri, karena dengan menjadi pengikut dengan sikap seperti ini justru tidak akan membangun dan mengangkat pemimpin rohani, kinerja dari para pemimpin justru tidak dapat meningkat seiring dengan halangan halangan negatif dari jemaat, hasilnya jemaat dirugikan sendiri, dan gereja tidak bertumbuh , termasuk orang orang tersebut tidak mendapatkan pertumbuhan bagi mereka.

Ketika kita mendoakan, mengasihi, membangun dengan menyemangati , bahkan menolong mereka maka mereka akan menjadi lebih produktif dan semakin maju dalam iman dan pelayanan mereka, tentu saja para jemaat akan mendapatkan keuntungan akan hal ini , sehingga iman jemaat semakin maju, pemimpin rohani semakin produktif dan gereja menjadi dampak dan berkat bagi lebih banyak orang .

Para pembaca terkasih, mari kita mulai mendoakan para pemimpin rohani kita setiap hari, memberkati mereka, dan menghormati kepemimpinan mereka , ini adalah kehendak Tuhan, ini adalah Firman Allah bagi kita …