Renungan harian alkitab, rabu : The book of Malachi 1-4

Para pembaca renungan yang terkasih, kita telah sampai pada bagian terahkir dari perjanjian Lama , yakni kitab Malaeki  , (Malachi) yang hanya 4 kitab saja, tetapi padat dengan pesan Tuhan.

Nama Malachi berarti ” Messenger of Yahweh” , sang utusan Allah, dan Malachi adalah nabi terahkir dalam perjanjian lama, setelah pelayanan nabi malachi, Tuhan tidak lagi berbicara kepada umat-Nya  selama sekurangnya 400 Tahun, tidak satupun nubuatan , penglihatan dan diberikan Tuhan. inilah yang terahkir sebelum kedatangan Yesus dengan jeda waktu 400 Tahun.

Kitab Malakhi terdiri dari dua pembabakan besar,  yakni Bagian malachi pasal 1  -2  berkaitan dengan dosa umat , dan  bagian yang kedua pasal 3-4  berkaitan dengan penghukuman yang akan menimpa orang yang berdosa.

Dalam bagian pertama ini , Maleakhi hendak menggambarkan dosa bangsa Israel yang membangkitkan murka Allah. Allah digambarkan sebagai ayah atas semua orang. Seorang ayah berhak mendapat kehormatan dan kasih sayang.

Namun demikian, hal itu tidak ditunjukkan oleh para imam yang menjadi representasi dari umat. Para imam memandang rendah nama Allah. Para imam tidak belajar dari kesalahan yang telah mereka lakukan pada masa lampau, dan akhirnya bangsa ini masuk kedalam masa  pembuangan yg terjadi karena penjajah asing.

Hal yang disoroti tajam adalah praktek kawin campur dan perceraian. Orang-orang Israel yang melakukan perceraian atau kawin campur beda iman, dan melakukan perceraian mendapat teguran keras dari Tuhan, Tuhan membenci perceraian.

Maleakhi memproklamirkan mengenai kedatangan hari Tuhan  yang akan muncul bersama dengan hukuman Allah. Namun demikian, Tuhan juga tetap menjaga janjinya terhadap umat pilihan-Nya yang tetap setia.

Bagian kedua menceritakan mengenai kemurtadan Israel. Sikap ini ditunjukkan dalam persembahan Israel di mana bangsa Israel tidak menyerahkan persepuluhan atau persembahan sebagaimana semestinya.Hal ini berarti bahwa Israel telah merampas apa yang menjadi milik Allah.

Di tengah kesalahan yang dilakukan oleh bangsa Israel, ada beberapa orang yang tetap setia melakukan kehendak Allah  dan mereka dilindungi mereka pada hari yang telah ia siapkan. Hari penghakiman itu pasti datang dan orang-orang yang takut akan Tuhan akan diselamatkan pada hari ahkir tiba.

Dosa – dosa jaman ini , tenyata sama dengan jaman dulu, yakni : umat yang tidak memandang hormat Tuhan , sehingga hidup dan beribadah seenaknya sendiri,  sama dengan  kawin campur beda iman ,   hingga dosa perceraian yang semakin merajalela, dan tetap sering terjadi hari hari ini ; umat yang tidak mengembalikan persepuluhan kerumah Tuhan ( gereja lokal) dan juga tidak memberi persembahan khusus !

Kitab Malakhi ini sampai hari ini masih relevant, dan pesan-Nya masih kuat relevansinya, karena pelanggaran yang dibuat manusia dari generasi ke generasi tetap sama ,  sepertinya sejarah berulang kembali terus menerus.

Tapi bagi kita, sungguh kabar baik, Tuhan Yesus telah menebus dan menguduskan kita, sehingga kita dapat menerima Roh Kudus , Roh penolong dan penghibur, dan kita tidak lagi hidup dalam dosa,  kita sudah menjadi umat yang Taat, sehingga kitab Malachi bukanlah teguran tetapi suatu peringatan bagi kita untuk tetap setia.

Tanpa dirasa tengah minggu sudah tiba, mari kita tetap berjalan dalam iman kita kepada Yesus Kristus dan pertolongan Roh Kudus yang nyata ditengah kita..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s