Renungan harian alkitab, jumat, ” Berusaha menyenangkan manusia tapi dihukum Tuhan”

Jeremiah 14: 11 Then Lord said to me ” Do not pray for this people, for their good, when they fast , I will not hear their cry; and when they offer burn offering and grain offering, i will not accept them. But i will consumed them by the swords, nor shall you have famine, but i will give you assured peace in this place”

Pada jamanJeremiah, ada banyak nabi nabi yang melayani , tetapi hanya yeremia saja yang sungguh sungguh takut akan Tuhan, nabi nabi lainnya takut akan manusia ” ingin menyenangkan manusia, atau menjadi hamba manusia ”

Tidak ada nabi yang mau menyampaikan kabar buruk tentang krisis dan bencana yang akan datang dengan segera, hanya jeremia seorang yang tidak populis dan menyampaikan pesan apa adanya !

Tidak tanggung -tanggung para nabi yang takut manusia lebih dari pada takut akan Tuhan ini, dibinasakan Tuhan ..

Memang Jeremiah dibenci dan dimusuhi ketika ia menyampaikan pesan Tuhan bahwa akan ada bencana dan krisis, orang orang menjadi takut, terintimidasi, dan bukannya segera bertobat , karena tegar tengkuk ,mereka malah menyerang dan melampiaskan amarah mereka kepada Yeremia..

Seharusnya mereka menghargai, bahwa masih ada pelayan Tuhan yang murni dan tulus hatinya, berani menegur mereka, dan berani menyampaikan teguran dan hal hal yang tidak menyenangkan hati mereka,

Andai saja mereka mendengarkan teguran dari Tuhan melalui Yeremia dari jauh jauh hari sebelum bencana dan krisis terjadi , maka ceritanya akan berbeda, kita akan melihat bangsa Israel bertobat, berubah dan mengalami penyertaan Tuhan ..

Sayangnya banyak orang tidak ingin dipimpin oleh hamba Tuhan yang Takut akan Tuhan, mereka hanya ingin LEGALITAS berbuat seenaknya sendiri ,memuaskan kedagingan, dan mereka memilih dipimpin hamba Tuhan yang lembek , populis, tidka berani menegur, selalu membawakan hal hal yg manis di telinga meskipun kebohongan .

Tuhan telah berfirman bahwa kita adalah anak anak Allah dan bukan anak gampangan , buktinya ia menegor dan mengkoreksi anak anakNya melalui hamba hamba Tuhan yang dikirimnya,

mari kita memilih menjadi anak yang menerima koreksi dan didikan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s