Renungan Harian Alkitab, 21 July, Jeremiah 8 , ” repentance is importance-pertobatan itu penting “

Jeremiah 8 :  4- 6 You shall say to them, Thus says the Lord:
When men fall, do they not rise again? If one turns away, does he not return?

Why then has this people turned away, in perpetual backsliding? They hold fast to deceit;
they refuse to return.

I have paid attention and listened, but they have not spoken rightly;
no man relents of his evil, saying, ‘What have I done?’ Everyone turns to his own course,
like a horse plunging headlong into battle.

 

Nabi Jeremiah, menyampaikan pesan Tuhan berkali -kali, dan dalam pasal ini sekali lagi ia menyampaikan pesan agar umat Israel bertobat dari perzinahan rohani menyembah dewa dewi dan berhala lainnya, dan hasilnya mereka tidak mendengar, dan semakin parah mereka sambil menyembah berhala, mereka juga tetap beribadah kepada Tuhan Allah Israel, mereka menganggap hal ini biasa saja !

Tuhan sangat ingin menolong dan mengangkat hidup umatnya, tetapi tanpa pertobatan, pertolongan Tuhan dan rencana Tuhan untuk mengangkat umat tidak akan pernah terjadi ! Pertobatan itu penting , karena tanpa pertobatan maka jalan umat akan menuju kebinasaan.

Bertobat adalah berubah arah kehidupan dari jalan yang jauh dari Tuhan, kembali kepada Tuhan , hidup dalam jalan-jalanya, pertobatan juga berarti melihat kedepan dan berjalan kedepan dalam jalan yang benar, pertobatan adalah tindakan tidak melakukan dosa -dosa   dan berpaling dari jalan yang sesat.

Para pembaca terkasih , Pertobatan itu penting ! jika arah hidup kita salah, maka kita akan menuju kebinasaan, pertobatan bicara perubahan pola pikir dan karakter , sifat manusia ! jika manusia tidak bertobat maka berapa banyak mukjizat yang ia terima akan menjadi sia-sia, dan ketahuilah pembentukan karakter adalah prioritas Tuhan yang utama, mukjizat hanyalah sarana kita mengalami Kuasa Tuhan,  tapi pertobatan adalah Tujuan utama dari pengalaman mukjizat.

Sebagai hamba Tuhan, yang melayani dalam karunia mukjizat kesembuhan, tanda ajaib ( sign& wonders) , nubuatan , sabda pengetahuan, saya banyak sekali menjumpai orang -orang yang ingin meminta didoakan mukjizat, tetapi mereka tidak ingin bertobat  !, dan tidak ingin mendengarkan kotbah firman Tuhan yang mempertobatkan karakter manusia, mereka hanya mau sembuh, kaya, berhasil, mendapat jodoh dan semua kebutuhan lainnya, sungguh menyedihkan !

Tentu saja sebagai hamba Tuhan saya harus terus mengkotbahkan tentang pertobatan ! pertobatan itu penting, fokus kekristenan kita adalah diubahkan serupa Yesus karakternya, dan bukan memperalat Tuhan meminta mukjizat demi memuaskan kebutuhan hidup kita, sekali lagi pertobatan itu sangat penting !

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 20 July, Jeremiah 7 , ” Flaw of Character, Cacat karakter”

Jeremiah 7: 23-26  ” But this command I gave them: Obey my voice, and I will be your God, and you shall be my people. And walk in all the way that I command you, that it may be well with you.’ But they did not obey or incline their ear, but walked in their own counsels and the stubbornness of their evil hearts, and went backward and not forward. From the day that your fathers came out of the land of Egypt to this day, I have persistently sent all my servants the prophets to them, day after day. Yet they did not listen to me or incline their ear, but stiffened their neck. They did worse than their fathers.”

Yeremia 7: 23 -26 ” Hanya yang berikut inilah yang telah kuperintahkan kepada mereka : Dengarkanlah suaraku , maka Aku akan menjadi Allahmu, dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia, tetapi mereka tidak mau mendengarkan  dan tidak mau memberi perhatian, melainkan mereka mengikuti rancangan rancangan dan kedegilan hatinya yang jahat, dan meeka memperlihatkan belakangnya dan bukan mukanya, dari sejak waktu nenek moyangmu keluar dari  tanah Mesir, sampai waktu ini, Aku mengutus kepada mereka hamba-hamba-Ku, para nabi, hari demi hari , terus menerus, tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku , dan tidak mau memberi perhatian, bahkan mereka menegarkan tengkuknya, berbuat lebih jahat daripada nenek moyang mereka.”

Sungguh ini adalah gambaran cacat karakter umat !, umat yang mempunyai karakter pemberontak !, mereka memberontak terhadap perintah dan ketetapan Tuhan.  dan bertambah parah dengan fakta, dalam pemberontakan mereka, ternyata mereka tetap melakukan ritual agama mereka, yakni membawa korban bakaran !

Artinya mereka berusaha menipu Tuhan, mereka berpikir dengan melakukan ritual agama , Tuhan akan puas ! padahal yang Tuhan inginkan adalah hati dan karakter manusia, bukan korban bakaran.

Para pembaca Tuhan sudah mengutus banyak nabi-nabi dalam perjanjian lama , untuk menyampaikan  agar umat Israel bertobat, tetapi mereka menolak dan bahkan menganiaya para nabi -nabi itu, dan mereka terus mereka terus memberontak dalam hati, tetapi juga terus melakukan ritual agama ,  hal ini sesungguhnya masih terjadi di jaman ini .

Umat Kristen rajin melakukan kegiatan acara agama , ritual kosong, tetapi hatinya memberontak terhadap ketetapan dan perintah Tuhan ; mereka hidup dalam kemunafikan, jauh dari kekudusan, dan menjadi hamba uang dan tidak mempedulikan misi kehidupan mereka menjadikan banyak orang menjadi murid Yesus, dan memberitakan injil melalui kesaksian hidup mereka.

Saya berdoa agar kita semua, dijauhkan  dari cacat karakter pemberontakan, dan menjadi umat Kristen yang sungguh -sungguh berbuah jiwa jiwa,  hidup dalam kekudusan dan memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus.

Renungan Harian Alkitab, 19 July, Jeremiah 6 ; ” Rebellious bring destruction, pemberontakan membawa pada kehancuran”

Jeremiah 6:1 (NKJV) “O you children of Benjamin, Gather yourselves to flee from the midst of Jerusalem! Blow the trumpet in Tekoa, And set up a signal-fire in Beth Haccerem; For disaster appears out of the north, And great destruction.

Yeremia 6:1 (TB) Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar.

Pemberontakan umat Israel yang berpaling pada dewa dewi lain, dan menyembah patung berhala, telah memposisikan mereka keluar, tepatnya terlempar dari zona perlindungan dan berkat Tuhan.

Malapetaka pun segera menghampiri, kerajaan asing berdatangan memperbudak mereka! Dewa serta patung berhala Israel tidak dapat menolong mereka, sedangkan mereka tidak lagi dalam jalur berkat Tuhan lagi, mereka telah keluar dari jalur berkat dan ada di sisi jalur kutuk, sungguh bencana terjadi atas Israel.

Para pembaca terkasih, jika anda berpaling dari Tuhan, pergi ke dewa lain, atau berhala kepercayaan lain, anda sudah membawa diri anda keluar dari jalur berkat dan berpindah ke jalur kutuk!

Umat Kristen setialah hanya mempunyai satu Tuhan, dialah Yesus Kristus, jangan pergi ke peramal, dukun, ahli nujum, ilmu kebatinan, sihir dan pergi ke kuil dewa dewi atau berdoa kepada kepercayaan lain, jangan keluar dari jalur berkat Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 18 July, Jeremiah 5,” Rebellious heart, hati pemberontak”

Jeremiah 5:23 (NKJV) But this people has a defiant and rebellious heart; They have revolted and departed.

Yeremia 5:23 (TB) Tetapi bangsa ini mempunyai hati yang selalu melawan dan memberontak; mereka telah menyimpang dan menghilang.

Dosa pertama dan menjadi akar segala dosa adalah pemberontak terhadap Tuhan sebagai penguasa hidup dan sang pencipta.

Adam dan hawa memberontak terhadap Tuhan, mereka ingin menyamai Tuhan, dan melanggar ketetapan Tuhan, melalui akar pemberontakan masuk dosa, dosa lainnya.

Umat Israel hatinya memberontak terhadap Tuhan, dengan sengaja melanggar ketetapan Tuhan, bahkan memilih menyembah dewa dewa lain dan menjadikan Tuhan.

Para pembaca terkasih, apakah ada sifat pemberontakan terhadap ketetapan Tuhan, dalam hidup kita? Jika ada bertobatlah, dan kembalilah taat dan mengikuti ketetapan Tuhan, pilihlah berkat dengan taat, dan jauhilah hati yang memberontak, karena akan menuai kutuk dan kebinasaan.

Renungan Harian 17 July, Jeremiah 4, “Israel turn to other god’s, Israel berpaling kepada Tuhan yg lain”

Jeremiah 4:1 (NKJV) “If you will return, O Israel,” says the Lord, “Return to Me; And if you will put away your abominations out of My sight, Then you shall not be moved.

Yeremia 4:1 (TB) “Jika engkau mau kembali, hai Israel, demikianlah firman TUHAN, kembalilah engkau kepada-Ku; dan jika engkau mau menjauhkan dewa-dewamu yang menjijikkan, tidak usahlah engkau melarikan diri dari hadapan-Ku!

Nabi Yeremia, membawa pesan Tuhan, agar umat Israel bertobat dari segala dosa perzinahan rohani, mereka berdoa pada dewa dewi dan patung berhala!

Mengapa mereka berpaling kepada dewa lain dan patung berhala?

Dewa dewi dan patung berhala, memberikan hal-hal yang memuaskan hawa nafsu, sedangkan Tuhan menginginkan manusia hidup dalam kekudusan, dan tidak dibinasakan hawa nafsu.

Para pembaca terkasih , orang Kristen yang tidak agamawi sudah lahir baru, dan menjadi ciptaan baru dalam Tuhan, akan menyukai hidup dalam kekudusan, karena hidup kudus adalah sifat dalam dirinya.

Tetapi orang kristen agamawi, sekedar beragama sebagai status sosial, akan dengan mudah berpaling pada dewa dan berhala , karena mereka akan memberikan hal hal yang memuaskan hawa nafsu belaka , hal hal yang tidak kudus.

Renungan Harian Alkitab, 16 July, Jeremiah 3 ” spiritual affair, perselingkuhan rohani “

Jeremiah 3:1 (NKJV) “They say, ‘If a man divorces his wife, And she goes from him And becomes another man’s, May he return to her again?’ Would not that land be greatly polluted? But you have played the harlot with many lovers; Yet return to Me,” says the Lord.

Yeremia 3:1 (TB) Firman-Nya: “Jika seseorang menceraikan isterinya, lalu perempuan itu pergi dari padanya dan menjadi isteri orang lain, akan kembalikah laki-laki yang pertama kepada perempuan itu? Bukankah negeri itu sudah tetap cemar? Engkau telah berzinah dengan banyak kekasih, dan mau kembali kepada-Ku? demikianlah firman TUHAN.

Perselingkuhan rohani adalah suatu tindakan umat Tuhan yang secara rohani melakukan perzinahan rohani; menyembah dan berdoa pada dewa dewa , atau patung berhala.

Sama dengan perselingkuhan fisik yang menyakitkan pasangan, maka perselingkuhan rohani juga menyakitkan Tuhan.

Para pembaca terkasih, jika kita telah lahir baru, menerima Yesus menjadi satu-satunya Tuhan dan juruselamat, maka dengan sendirinya kita tidak akan berdoa kepada dewa-dewa lain atau menyembah kepada patung berhala, hanya orang kristen agamawi yang belum lahir baru yang menyembah berhala.

Renungan Harian Alkitab, 15 July, Jeremiah 2; Don’t forget God, jangan melupakan Tuhan”

Jeremiah 2:32 (NKJV) Can a virgin forget her ornaments, Or a bride her attire? Yet My people have forgotten Me days without number.

Yeremia 2:32 (TB) Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.

Inilah fakta yang menyakitkan, umat Israel setelah memasuki tanah terjanji, hidup dalam tanah penuh susu dan madu, dan menjadi bangsa yang dimerdekakan dari perbudakan mesir,mereka melupakan Tuhan!

Sungguh manusia yang belum lahir baru adalah opportunist, hanya mau mengambil keuntungan dari Tuhan, saya merasakan sakit dan sedihnya fakta ini.

Dalam dua tahun terahkir, ribuan mukjizat baik keuangan, kesembuhan, tanda ajaib, pemulihan keluarga, telah disaksikan dalam pelayanan saya sebagai hamba Tuhan, anda pasti mengira ini jumlah yang banyak (lebih dari 2000 mukjizat terdokumentasi dalam 2 tahun terahkir). Tapi anda akan terkejut mengetahui fakta ini; sebagian besar orang orang yang menerima mukjizat tidak bersaksi, mereka melupakan Tuhan dan hanya sekedar ingin sembuh dari sakit, atau muklizat lainnya.

Jadi seharusnya diperkirakan Lebih 6000 kesaksian mukjizat telah terjadi dalam dua tahun terahkir, tapi sebagian besar tidak bersaksi! Mereka dengan cepat melupakan Tuhan.

Para pembaca terkasih, ada saat dimana saya bergumul hebat, karena tidak tahan melihat betapa manusia tidak peduli Tuhan dan hanya mau mukjizat saja, mereka tidak mau Yesus menjadi Tuhan berkuasa atas hidup mereka!

Sampai suatu hari, Tuhan Yesus berbicara kepada saya, Ia mengajarkan saya untuk penuh belas kasihan, murah hati, dan pemaaf, dan saya kembali lagi mendoakan orang orang yang membutuhkan Kuasa Tuhan Yesus.

Doa saya para pembaca sungguh menginginkan Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan penguasa hidupmu, bukan hanya ingin mukjizat.