Renungan harian alkitab, 2 Sam 6,senin;” the presence of God bring blessing, hadirat Tuhan membawa berkat”

2 Samuel 6:11-12 (NKJV)  The ark of the Lord remained in the house of Obed-Edom the Gittite three months. And the Lord blessed Obed-Edom and all his household.

Now it was told King David, saying, “The Lord has blessed the house of Obed-Edom and all that belongs to him, because of the ark of God.” So David went and brought up the ark of God from the house of Obed-Edom to the City of David with gladness.

Obed- Edom, rumahnya dipenuhi hadirat Tuhan, dan berkat Tuhan memenuhi rumah mereka.dimana ada kekudusan, penyembahan kepada Tuhan,  dan takut akan Tuhan, maka Tuhan hadir, dan hadirat Tuhan memenuhi tempat itu.

Para pembaca terkasih,  Tuhan dan hadirat- Nya tidak terpisahkan, carilah Tuhan, tinggikan Tuhan dalam tingkah laku dan kehidupan yang menyembah Tuhan, maka hadirat Tuhan akan mendatangkan berkat Tuhan.

Dimana ada hadirat Tuhan, ada mukjizat, kuasa Tuhan dan kemuliaan Tuhan.

renungan harian alkitab, 2 Sam 5, minggu; ” 13 years character building of David, 13 tahun pembentukan karakter David”

2 Samuel 5:3-4 (NKJV)  Therefore all the elders of Israel came to the king at Hebron, and King David made a covenant with them at Hebron before the Lord. And they anointed David king over Israel.

David was thirty years old when he began to reign, and he reigned forty years.

Tuhan membentuk karakter David 13 tahun lamanya, setelah David diurapi pada umur 17 tahun, ia tidak langsung menjadi raja, ia mengalami pembentukan karakter yang luar biasa

para pembaca terkasih, tidak ada yang instan dalam kerajaan Allah, terutama menjadi hamba Tuhan yang diurapi

Banyak anak muda ingin instant, mereka ingin segera dipromosikan, dan tidak mau proses pembentukan karakter yang lama terjadi.

2 Samuel 4:7-8 (NKJV)  For when they came into the house, he was lying on his bed in his bedroom; then they struck him and killed him, beheaded him and took his head, and were all night escaping through the plain.

And they brought the head of Ishbosheth to David at Hebron, and said to the king, “Here is the head of Ishbosheth, the son of Saul your enemy, who sought your life; and the Lord has avenged my lord the king this day of Saul and his descendants.”

Tindakan membunuh raja ishbosheth , dan menyerahkan pada David secara politik dunia patut diberi penghargaan, karena menyelesaikan perang

Tapi ternyata tindakan itu secara nilai kerajaan Allah adalah jahat dan keji, bahkan pelakunya mendapat hukuman berat

para pembaca terkasih, nilai dalam kerajaan dunia sangat berbeda dengan kerajaaan Allai, dalam nilai sistem dunia akan mengorbankan dan melakukan apa saja agar mencapai tujuan egosentrisme, sedangkan dalam kerajaan Allah proses pembentukan karakter menjadi seperti Yesus, jauh lebih penting dari sekedar mencapai tujuan.

renungan harian alkitab, 2Sam 3, jumat; “crime and curse, kejahatan dan kutuk “

2 Samuel 3:26-28 (NKJV)  And when Joab had gone from David’s presence, he sent messengers after Abner, who brought him back from the well of Sirah. But David did not know it.

Now when Abner had returned to Hebron, Joab took him aside in the gate to speak with him privately, and there stabbed him in the stomach, so that he died for the blood of Asahel his brother.

Afterward, when David heard it, he said, “My kingdom and I are guiltless before the Lord forever of the blood of Abner the son of Ner.

karena dendam, tidak mengampuni Joab membunuh Abner,  ia membuat kejahatan pembunuhan di masa damai peperangan, akibatnya keluarga Joab terkena kutuk; akan ada selalu keturunan Joab menjadi miskin , sakit kusta, mati karena pedang. 

David sebagai orang berkarunia kenabian membacakan nubuatan ini kepada Joab.

2 Samuel 3:29 (NKJV)  Let it rest on the head of Joab and on all his father’s house; and let there never fail to be in the house of Joab one who has a discharge or is a leper, who leans on a staff or falls by the sword, or who lacks bread.”

Para pembaca terkasih, setiap kejahatan adalah benih yang ditabur oleh pembuat kejahatan dan orang ini harus membayar harga dan menuai perbuatannya.

jika orang ini bertobat, Tuhan akan membentuk karakter orang ini dengan hebat, sehingga penebusan darah Yesus tidak dimanipulatif orang orang jahat ini, penebusan darah Yesus akan mengubahkan karakter manusia dengan proses pertobatan, darah Yesus bukan penebusan yang melegalkan karakter jahat manusia.

di sisi lain ayat ini membuktikan bahwa kutuk kemiskinan, sakit penyakit memang sungguh  ada, kutuk ini adalah hasil benih kejahatan yang dilakukan oleh orang itu sendiri.

Renungan  harian alkitab, 2 Sam 2, kamis; ” clear direction from God , petunjuk yang jelas dari Tuhan”

2 Samuel 2:1 (NKJV)  It happened after this that David inquired of the Lord, saying, “Shall I go up to any of the cities of Judah?” And the Lord said to him, “Go up.” David said, “Where shall I go up?” And He said, “To Hebron.”

Salah satu kunci kepemimpinan Raja David, sehingga ia menjadi raja Israel terbesar dan termashyur sampai hari ini adalah, kemampuannya mendengar suara Tuhan, sehingga ia mempunyai petunjuk yang jelas dari Tuhan.

Mengapa David mempunyai kemampuan mendengar suara Tuhan? Karena ia seorang berkarunia profetik, ia tergolong jawatan  nabi , David seorang Raja berkarunia profetik.

Banyak orang bertanya kepada saya , ” pastor saya tidak mempunyai kemampuan mendengar suara Tuhan , bagaimana saya bisa mendapat petunjuk yang jelas dari Tuhan?”

Para pembaca tubuh kristus tidak beranggotakan individu, satu orang saja, bergabunglah dalam gereja lokal yang mempercayai bahwa Roh kudus masih bekerja, dan Tuhan masih memberikan pimpinannya pada umat secar profetik.

Tuhan akan memberikan petunjuk melalui pengajaran firman Tuhan, prinsip firman Tuhan yang tertulis di alkitab yang dikotbahkan para pastor. Tuhan juga mengirim para pastor berkarunia kenabian untuk menyampaikan pesan Tuhan  ( bernubuat) yang mengandung prinsip firman Tuhan di alkitab dan dapat memberikan petunjuk.

Tuhan masih memimpin umatnya, melalui tubuh kristus, gereja lokal, yang dibutuhkan umat hanyalah kerendahan hati untuk menerima pimpinan Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 Sam 1, rabu;” Respect the man of God , menghormati hamba Tuhan”

2 Samuel 1:14-16 So David said to him, ” How was it you were not afraid to put forth your hand to destroy the Lord’s anointed. Then David called one of the young man and said, ” Go near , and execute him !  And he struck him so that he died.

So David said to him, ” your blood is on your own head, for your own mouth has testified against you, saying, ‘ i have killed the Lord’s anointed’.

Saul beberapa kali kepenuhan Roh dan bernubuat , ia dimasukan kedalam hitungan sebagai hamba Tuhan yang diurapi , Tuhan memilih dia, mengurapi Saul.

David mengerti hukum dalam kerajaan Allah, yakni jangan mengahkimi  hamba Tuhan, penghakiman adalah milik sang master yakni Tuhan sendiri, ia mengerti untuk tidak ” menjamah Hamba Tuhan yang pernah diurapi Tuhan .

Datanglah seseorang membawa mahkota raja yang tadinya ada di kepala Saul, dan orang in mengaku telah membunuh Saul, ia berharap mendapat hadiah atau penghargaan dari Davis, karena telah membunuh Saul.  Sebaliknya David menjatuhkan hukuman mati kepadanya, karena menghujat hamba Tuhan sama dengan menghujat Tuhan , orang ini tidak tau nilai dan hukum kerajaan Allah .

Para pembaca terkasih, hukum kerajaan Allah berbeda dengan hukum dunia, didalam kerajaan Allah, hamba- hamba Tuhan adalah hamba  milik Tuhan, dan hanya Tuhan sebagai sang pemilik  ( master) berhak memberikan penghukuman , dan melecehkan hamba Tuhan  sama saja melecehkan Tuhan.

Renungan harian alkitab, 1 Sam 30, selasa; ” respect to a leader-menghormati pemimpin”

1 Samuel 31:11-13 (NKJV)  Now when the inhabitants of Jabesh Gilead heard what the Philistines had done to Saul,

all the valiant men arose and traveled all night, and took the body of Saul and the bodies of his sons from the wall of Beth Shan; and they came to Jabesh and burned them there.

Then they took their bones and buried them under the tamarisk tree at Jabesh, and fasted seven days.

Saul sudah meninggal dan menjadi mayat, Ia pun bukan raja yang sempurna, malah ia jahat dan iri hati ingin membunuh hamba Tuhan David, dan pernah membunuh para imam-imam.

Tetapi para pahlawan dari Jabesh-Gilead, adalah ksatria dan memahami nilai penundukan diri dan penghormatan pada Otoritas, kepada pemimpin. Saul dengan segala kesalahannya tetap seorang hamba Tuhan.

Para pahlawan Jabesh, mengambil resiko masuk ke wilayah musuh dan mengambil mayat dari Saul dan anak-anaknya yang digantung di tembok musuh, mereka tetap menghargai otoritas meskipun sudah tinggal mayatnya saja.

Para pembaca terkasih, menghormati hamba Tuhan selama ia hidup dan bahkan ketika sudah meninggal, adalah nilai nilai kerajaan Allah.

Renungan harian alkitab; 1 Sam 30, senin; ” burden of a leader- beban yang dipikul pemimpin”

1 Samuel 30:6-8 (NKJV)  Now David was greatly distressed, for the people spoke of stoning him, because the soul of all the people was grieved, every man for his sons and his daughters. But David strengthened himself in the Lord his God.

Then David said to Abiathar the priest, Ahimelech’s son, “Please bring the ephod here to me.” And Abiathar brought the ephod to David.

So David inquired of the Lord, saying, “Shall I pursue this troop? Shall I overtake them?” And He answered him, “Pursue, for you shall surely overtake them and without fail recover all.”

Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, justru pemimpin menanggung beban semua pengikutnya, dan para pengikut pun seringkali memberontak dan tidak setia.

Bukan salah David, jika ketika mereka pergi berperang, desa mereka di serbu dan dirampok oleh pasukan musuh lainnya, David hanya mengikuti perintah Raja untuk berkumpul bersiap berperang.

David segera menghadap Imam, ia meminta imam meminta petunjuk pada Tuhan, dan imam Abhiatar membawa Ephod, dan Tuhan memberikan petunjuk pada David, petunjuk itu  pun membawa hasil  kemenangan besar.

Para pembaca terkasih, tidak semua orang dipilih Tuhan menjadi pemimpin, seorang pemimpin rohani harus dipilih Tuhan dan diurapi Tuhan, jikalau pemimpin adalah hasil  pilihan popularitas  pengikut maka ia akan kehilangan urapan penyertaan Tuhan.

David bergantung pada Tuhan, karena itu ia kuat dan menang, pada peristiwa ini para pengikut yang sedang strees ingin membunuh David, dan menyalahkan David atas segala sesuatu, jika pemimpin bergantung pada mood pengikut , celakalah sudah umat.

renungan harian alkitab,1 sam 29,minggu ” good character-karakter yang baik”

1 Samuel 29:9 (NKJV)  Then Achish answered and said to David, “I know that you are as good in my sight as an angel of God; nevertheless the princes of the Philistines have said, ‘He shall not go up with us to the battle.’

David terbukti mempunyai karakter yang baik, ia disukai oleh Tuhan dan manusia

Raja Achis bahkan menyebut David, malaikat utusan Tuhan,hanya orang yang iri hati yang tidak suka David

para pembaca terkasih, karakter yang baik lebih mahal dari pada emas dan permata, Tuhan mencari umat yang berkarakter baik untuk diangkat menjadi pemimimpin.

Renungan harian alkitab, 1 Sam 28, sabtu; no answer from God for Saul, tidak ada jawaban dari Tuhan bagi Saul.

1 Samuel 28:5-6 (NKJV)  When Saul saw the army of the Philistines, he was afraid, and his heart trembled greatly.

And when Saul inquired of the Lord, the Lord did not answer him, either by dreams or by Urim or by the prophets.

Saul tadinya penuh Roh Kudus dan memiliki urapan kenabian (turun ketika serombongan Nabi melayani Saul), ia bisa menerima suara Tuhan melalui mimpi, tapi sekarang ia kehilangan kemampuan itu.

Saul tadinya datang pada imam meminta petunjuk Tuhan, dan  imam akan mendapat jawaban melalui urim , tetapi saat ini tidak ada jawaban sama sekali dari Tuhan.

Saul tadinya selalu dinubuatkan oleh  nabi Samuel , sehingga Tuhan selalu berkomunikasi menjawab saul, tapi sekarang nabi Samuel sudah meninggal!

Para pembaca terkasih, Saul kehilangan jawaban, pimpinan dan petunjuk Tuhan karena ia telah memberontak pada Tuhan dan kepada Nabi hamba Tuhan, tanpa Tuhan ia bukan siapa siapa lagi.

Raja Saul yang sombong, ingat kembali bahwa Nabi Samuel adalah hamba Tuhan yang mengangkat dirinya menjadi raja, ia tadinya bukan siapa siapa,karena di urapi Nabi ia menjadi raja,  dengan putus asa  Saul mencari nabi Samuel, bahkan arwahnya pun dicari.

Saul baru menyadari betapa pentingnya Nabi Samuel, seorang hamba Tuhan untun memimpin dia, sayangnya ia baru menyadari ketika Samuel sudah meninggal, semua sudah terlanjur, Saul pun hari itu pun meninggal dalam kesengsaraan.