Renungan harian alkitab 2 Chronicles 29, jumat ” bring back the worship  and offering To God  mengembalikan penyembahan dan persembahan kepada Tuhan”

2 Chronicles 29:1-4 (NKJV)  Hezekiah became king when he was twenty-five years old, and he reigned twenty-nine years in Jerusalem. His mother’s name was Abijah the daughter of Zechariah.

And he did what was right in the sight of the Lord, according to all that his father David had done.

In the first year of his reign, in the first month, he opened the doors of the house of the Lord and repaired them.

Then he brought in the priests and the Levites, and gathered them in the East Square,
Raja Hezekiah, takut akan Tuhan, dan mengikuti jejak kakek leluhur mereka David yang hidup benar dimata Tuhan, Ia segera mengembalikan ibadah penyembahan  dan ibadah persembahan kepada Tuhan.

Hal ini berkenan dimata Tuhan , umat Israel di bawah raja Hezekiah kembali lagi berbakti dalam ibadah persembahan dan penyembahan.

Para pembaca terkasih, jikalau hidupmu mengabaikan ibadah persembahan dan penyembahan, bertobatlah  kembalilah berbakti kepada Tuhan melalui persembahanmu dan penyembahanmu, segera lakukan , pergilah beribadah ke rumah Tuhan dan  segeralah berbakti.

Sering kali meskipun orang-orang Kristen ke gereja mereka tidak membawa persembahan dan penyembahan, hanya datang ibadah karena rutinitas, tradisi dan terpaksa.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicles 28, kamis ;” provoke God, memprovokasi Tuhan”

2 Chronicles 28:4-5 (NKJV)  And he sacrificed and burned incense on the high places, on the hills, and under every green tree.

Therefore the Lord his God delivered him into the hand of the king of Syria. They defeated him, and carried away a great multitude of them as captives, and brought them to Damascus. Then he was also delivered into the hand of the king of Israel, who defeated him with a great slaughter.

Raja Ahaz dengan sengaja memberontak pada Tuhan, bahkan memprovokasi Tuhan dengan tingkah lakunya menyembah berhala, sungguh keterlaluan!

dengan segera Tuhan menarik kuasa dan perlindungannya dari kerajaan Israel dan mereka menjadi tawanan dan budak kerajaan musuh

para pembaca terkasih, manusia yang hidup dalam kedagingan dan tidak rendah hati akan mudah berpaling dari jalan Tuhan, hasilnya menjadi budak dan tertawan. karena itu rendah hatilah dan jangan memprovokasi Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 27, rabu; ” become mighty, menjadi perkasa” 

2 Chronicles 27:6 (NKJV)  So Jotham became mighty, because he prepared his ways before the Lord his God.

Raja Jotham menjadi perkasa dan luar biasa, kerajaannya makmur, berkelimpahan dan di segani kerajaan lain, itu semua terjadi karena Jotham takut akan Tuhan dan hidup dalam ketaatan

Para pembaca terkasih, jikalau kita hidup dalam takut akan Tuhan dan  taat melakukan semua perintah Tuhan maka kita akan menjadi kuat, perkasa dan makmur

ini adalah suatu kebenaran, yang diabaikan oleh orang-orang berjiwa pemberontak kepada Tuhan dan orang- orang tidak setia

di sisi lain  ini adalah kebenaran yang mudah dimengerti yang menjadi sumber kesuksesan dari orang-orang yang rendah hati dan takut akan Tuhan.

Renungan harian Alkitab; 2 Chronicles 26, selasa; ” keep humble , tetap rendah hati”

2 Chronicles 26:16-21 (NKJV)  But when he was strong his heart was lifted up, to his destruction, for he transgressed against the Lord his God by entering the temple of the Lord to burn incense on the altar of incense.

So Azariah the priest went in after him, and with him were eighty priests of the Lord–valiant men.

And they withstood King Uzziah, and said to him, “It is not for you, Uzziah, to burn incense to the Lord, but for the priests, the sons of Aaron, who are consecrated to burn incense. Get out of the sanctuary, for you have trespassed! You shall have no honor from the Lord God.”

Then Uzziah became furious; and he had a censer in his hand to burn incense. And while he was angry with the priests, leprosy broke out on his forehead, before the priests in the house of the Lord, beside the incense altar.

And Azariah the chief priest and all the priests looked at him, and there, on his forehead, he was leprous; so they thrust him out of that place. Indeed he also hurried to get out, because the Lord had struck him.

King Uzziah was a leper until the day of his death. He dwelt in an isolated house, because he was a leper; for he was cut off from the house of the Lord. Then Jotham his son was over the king’s house, judging the people of the land.

Rendah hati adalah karakter yang penting, ini adalah buah Roh, jika seseorang dekat dengan Tuhan, dan hatinya melekat pada Tuhan, maka ia akan tau diri karena ia tau diluar Yesus ia tidak dapat berbuat apa apa.

Raja Uzziah , orang yang cepat sombong, setelah Tuhan mengangkat dirinya , ia merasa hebat dan tidak mau tunduk pada ketetapan Tuhan dan kepemimpinan imam, ia bahkan mengambil alih peran imam, dan membuat ibadah sendiri, menjadi imam bagi diri sendiri. Ini suatu bentuk kesombongan  raja yang tidak mau tunduk pada hamba Tuhan.

Para pembaca terkasih, di jaman ini raja melambangkan para pengusaha atau bussinesman, sedangkan imam dan nabi melambangkan para hamba Tuhan, pendeta. Para pengusaha diurapi dan diutus oleh pendeta untuk memuridkan di dunia bussiness.

Kejadian serupa masih sering terjadi, karena merasa kaya dan banyak uang, terjadilah kasus para pebussines mengangkat diri sendiri menjadi pendeta , membuka gereja, atau bahkan mengambil alih gereja, hingga memecat pendeta dengan kekuasaan kekayaan dan politik uang, ahkirnya gereja menjadi organisasi sosial belaka, tidak ada kuasa Allah sama sekali, sungguh menyedihkan.

Kita perlu menyadari tidak semua orang dipanggil dan dipilih menjadi pendeta, dan tidak semua orang dipanggil menjadi pebussines, tetaplah rendah hati dan fokus mengerjakan panggilan masing masing, dan tetap bergantung kepada Tuhan , sehebat apapun kita, tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 25, senin; ” unfaithfull, tidak setia”

2 Chronicles 25:15-16 (NKJV)  Therefore the anger of the Lord was aroused against Amaziah, and He sent him a prophet who said to him, “Why have you sought the gods of the people, which could not rescue their own people from your hand?”

So it was, as he talked with him, that the king said to him, “Have we made you the king’s counselor? Cease! Why should you be killed?” Then the prophet ceased, and said, “I know that God has determined to destroy you, because you have done this and have not heeded my advice.”

Benar benar tidak setia! Raja Amaziah hanya ingin kekuasaan saja, ia mengikut Tuhan bukan karena hatinya taat dan mengasihi Tuhan!.

Setelah Tuhan memberikan kemenangan dan kejayaan, secepat itu ia murtad, berpaling pada dewa dewa lain, karena itu Tuhan menarik urapan Tuhan daripadanya dan ia binasa dalam perang.

Para pembaca terkasih, hati manusia yang mencoba mengekploitasi Tuhan masih sering terjadi hingga jaman ini, saya banyak menjumpai dalam pelayanan orang-orang yang tidak menginginkan  pribadi Tuhan Yesus, mereka hanya ingin mukjizat, kesembuhan, dan berkat keuangan. Setelah mereka mendapatkannya mereka tidak lagi beribadah kepada Tuhan, bahkan bersaksi pun tidak!

Orang-orang seperti ini akan menjadi sasaran kuasa kerajaan iblis, karena hati mereka yang culas dan penuh tipu daya, tidak akan lama mereka akan menuai sifat jahat mereka.

Marilah kita menjadi pribadi -pribadi yang tulus dan murni dalam mencari Tuhan, jadikan Yesus sebagai Tuhan, bukan mengekploitasi kebaikannya, melainkan kita melayani Tuhan dengan segenap hati.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 24, minggu; ” fake faith of Joash, iman palsu Joash”

2 Chronicles 24:2 (NKJV)  Joash did what was right in the sight of the Lord all the days of Jehoiada the priest.

Banyak orang mengira raja Joash adalah raja penuh iman dan takut akan Tuhan, ternyata itu tidak benar

Joash menjadi raja yang baik karena ia dibimbing imam Jehoiada! ketika Jehoiada hidup ia mengimpartansikan iman dan mempengaruhi raja Joash. 

Tak lama setelah imam Jehoiada wafat, Raja Joash segera menjadi penyembah berhala dan memberontak kepada Tuhan! kerajaan israel hancur dan  binasa

2 Chronicles 24:17-19 (NKJV)  Now after the death of Jehoiada the 2 Chronicles 24:17-19 (NKJV)  Now after the death of Jehoiada the leaders of Judah came and bowed down to the king. And the king listened to them.

Therefore they left the house of the Lord God of their fathers, and served wooden images and idols; and wrath came upon Judah and Jerusalem because of their trespass.

Joash memang tidak pernah punya iman, selama ini imanw seorang imam yang membimbing Joash bernama Jehoiada , iman dari imam inilah yang membuat kerajaan Israel makmur dan berkemenangan.


Para pembaca terkasih, apakah anda sungguh punya iman ? jangan- jangan anda berhasil dan sukses karena ada imam/pastor / bapa rohani yang penuh iman ,dan hidup dari impartansi imam pemimpin rohani ini?

Jikalau anda jauh dari pemimpin rohani, dan anda  jatuh dalam  dosa atau tidak bertumbuh imannya, maka ini ciri sesunguhnya anda belum mempunyai iman sejati! anda hanya ikut-ikutan, dan hidup dari impartansi iman pemimpin rohani anda, bertobatlah …

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 23, sabtu” priest stand for God, imam yg berdiri bagi Tuhan”

2 Chronicles 23:1-3 (NKJV)  In the seventh year Jehoiada strengthened himself, and made a covenant with the captains of hundreds: Azariah the son of Jeroham, Ishmael the son of Jehohanan, Azariah the son of Obed, Maaseiah the son of Adaiah, and Elishaphat the son of Zichri.

And they went throughout Judah and gathered the Levites from all the cities of Judah, and the chief fathers of Israel, and they came to Jerusalem.

Then all the assembly made a covenant with the king in the house of God. And he said to them, “Behold, the king’s son shall reign, as the Lord has said of the sons of David.

Ketika Raja Israel, pemimpin negri memberontak melawan taurat  Tuhan, dan jatuh pada dosa penyembahan berhala, maka Tuhan dengan segera menyiapkan pemimpin baru yang takut akan Tuhan

Tuhan mengutus imam untuk menyiapkan raja baru, menggenapi perjanjian Tuhan dengan David, bahwa akan ada selalu keturunan David menduduki tahta kerajaan.

Para pembaca terkasih, kepemimpinan adalah amanat, dan Tuhan mengangkat dan mengurapi pemimpin kristen melalui para imam, nabi, pastor. Hal ini masih terjadi hingga jaman ini; Tuhan mengangkat dan mengurapi para raja di market place    ( pengusaha sukses) melalui para pastor,gembala jemaat., Tuhan berkuasa mengangkat dan mempromosikan para pengusaha menjadi penguasa dalam dunia bussines”.

Sebaliknya Tuhan juga menurunkan para pengusaha kristen yang lalim dan tidak jujur, dan menggantikannya dengan yang jujur dan takut akan Tuhan, melalui para imam/ pastor mereka mencabut pengurapan dan kuasa dari Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 22, jumat ; ” As the Lord plan, seperti rencana Tuhan”

2 Chronicles 22:7 (NKJV)  His going to Joram was God’s occasion for Ahaziah’s downfall; for when he arrived, he went out with Jehoram against Jehu the son of Nimshi, whom the Lord had anointed to cut off the house of Ahab.

Ahaziah sudah ditentukan Tuhan tanggal kematiannya, dan ia tidak bisa mengelak lagi! Tuhan sungguh berdaulat dan berkuasa

Seperti waktu yang dan tanggal yg telah direncanakan Tuhan, Azahiah meninggal tepat sesuai rencana Tuhan, dewa-dewa berhala yang disembah Ahaziah tidak dapat menolongnya

Para pembaca terkasih, Tuhan telah menetapkan usia dan umur manusia, ia berdaulat dan maha kuasa, jika belum waktunya seseorang meninggal ia tidak akan meninggal, dan jika sudah waktunya usia manusia selesai, ia pasti meninggal.

usia, masa hidup manusia di tangan Tuhan yang maha kuasa.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 21,kamis ;” unbelief wifes, istri yang tidak seiman”

2 Chronicles 21:6 (NKJV)  And he walked in the way of the kings of Israel, just as the house of Ahab had done, for he had the daughter of Ahab as a wife; and he did evil in the sight of the Lord.

Raja Jehoram, jatuh dalam dosa penyembahan berhala, ia bahkan membunuh saudara-saudaranya demi mengokohkan tahtanya sebagai raja, sungguh raja yang jahat dan pemberontak
apakah penyebabnya? 

Raja Jehoram mendapat pengaruh yang sangat buruk dari isterinya, ia menikahi anak ratu Izebel penyembah berhala dan pemberontak, istri Jehoram tidak seiman dan sepadan, inilah sumber petaka

para pembaca terkasih, perintah Tuhan agar umatNya tidak menikah dengan orang yang tidak seiman dan sepadan sangatlah penting, pelanggaran  hukum Tuhan ini akan mendatangkan bencana dan kehancuran dalam kehidupan orang percaya.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 20, rabu; ” believe to God ,percaya kepada Tuhan”

2 Chronicles 20:20-22 (NKJV)  So they rose early in the morning and went out into the Wilderness of Tekoa; and as they went out, Jehoshaphat stood and said, “Hear me, O Judah and you inhabitants of Jerusalem: Believe in the Lord your God, and you shall be established; believe His prophets, and you shall prosper.”

And when he had consulted with the people, he appointed those who should sing to the Lord, and who should praise the beauty of holiness, as they went out before the army and were saying: “Praise the Lord, For His mercy endures forever.”

Now when they began to sing and to praise, the Lord set ambushes against the people of Ammon, Moab, and Mount Seir, who had come against Judah; and they were defeated.

Raja Jehoshapat  mendeklarasikan kepada umat Israel agar mereka percaya kepada Tuhan dan mengikuti pesan Tuhan yang disampaikan nabi

Dengan iman, mereka percaya meskipun tidak melihat, mereka bertindak  berbaris dengan team pujian penyembahan dan tari tarian menghadapai barisan tentara musuh yang berjuta juta jumlahnya, jika tidak beriman maka mereka adalah orang gila!

Para pembaca terkasih, iman mereka kepada pesan Tuhan yang disampaikan nabi, membuat mereka mengalami mukjizat, tanpa berperang sedikit pun , mereka menang! Tuhan mengirimkan malaikat mengacaukan barisan tentara musuh

Sungguh melalui iman hal -hal kuasa Tuhan yang dinubuatkan nyata terjadi, sungguh barangsiapa percaya kepada Tuhan, tidak akan dikecewakan, dan pesan Tuhan pasti di genapi.